Wisata Kenangan Merapi di Dusun Kinahrejo

kinahrejo-6 Bagi orang-orang di luar Yogyakarta yang menyukai petualangan, Dusun Kinahrejo menjadi spot favorit. Mengapa? Ibaratnya, dusun ini kini benar-benar bangkit dari keterpurukan dengan memanfaatkan apa yang sudah hancur menjadi potensi wisata yang bisa disebut Volcano Tour Merapi.

kinahrejo-2 Begitulah ungkapan yang pantas bagi penduduk di sekitar lereng Gunung Merapi, Sleman, Yogyakarta. Gunung yang pernah meletus pada Oktober 2010 ini sukses meluluhlantakkan daerah sekitarnya. Dusun Kinahrejo, tempat tinggal sang juru kunci, Mbah Maridjan, merupakan daerah yang mengalami kerusakan terparah.

Bersama 25 dusun lainnya, Kinahrejo menjadi jalur utama turunnya lahar panas dari gunung Merapi. Serta-merta semua yang ada di area ini hancur dan terkubur oleh material muntahan dari gunung Merapi.

Setelah kondisi dinyatakan aman daerah ini menjadi daya tarik  tersendiri terutama bagi orang-orang di luar Yogyakarta yang ingin menyaksikan jejak keganasan gunung berapi. Ya, reruntuhan dan puing-puing serta muntahan material yang berserakan di area yang beradius lima kilometer dari Merapi ini menjadi pengingat bagaimana dahsyatnya letusan waktu itu.

Untuk mencapai Dusun Kinahrejo, Anda harus meleaati jalan setapak yang terbuat dari bekas muntahan material Merapi. Jangan membayangkan mulus aspal atau jalan setapak penuh rumput. Jalanan ini seperti anak sungai kering yang berisi bebatuan dengan berbagai ukuran. Bila Anda bukan pengendara yang ulung, sangat disarankan agar jalan kaki saja, karena besar kemungkinan Anda terguling akibat kurangnya keseimbangan.

kinahrejo-5Meski begitu, Anda bisa menggunakan jeep atau motor trail yang disewakan penduduk setempat lengkap dengan sopir sekaligus pemandu, yang siap mengantarkan Anda menikmati jalanan berbatu.kinahrejo-3

Harga sewa mobil jeep adalah Rp 250 ribu per unit, satu mobil bisa diisi empat orang dan seorang pemandu yang sekaligus berperan sebagai sopir. Sedangkan untuk sewa motor trail ini berkisar Rp 50-250 ribu tergantung rute yang dipilih. Untuk motor, Anda bisa menyewa motornya saja atau sekalian dengan pemandu.

Di pintu masuk Dusun Kinahrejo Anda bisa mampir ke rumah Mbah Maridjan, yang kini dijadikan museum untuk menyimpan benda-benda peninggalan bekas reruntuhan Merapi, namanya Museum Peninggalan. Di rumah ini, Anda akan menemukan benda-benda yang kondisinya sudah tidak layak, tapi mampu mengisahkan kedahsyatan letusan kala itu.

kinahrejo-8Ada tulang-tulang sapi yang dipajang di teras; gelas dan cangkir kuno yang sudah rumpal di pinggirannya; CD player; televisi; sepeda motor; kalkulator dan masih banyak lagi. Ada yang benar-benar hancur berkeping-keping dan dikumpulkan menjadi satu rangkaian.

kinahrejo-9Selain bekas rumah Mbah Maridjan, Anda perlu ke makamnya. Anda lalu bisa melanjutkan perjalanan ke atas untuk melihat lebih dekat sosok Merapi. Di sini, Anda bakal menemukan sebuah bumi perkemahan dan bunker. Dulunya, bunker ini digunakan sebagai tempat menyimpan bahan makanan dan peralatan perang pada masa penjajahan.

kinahrejo-7Pada saat Gunung Merapi meletus, bunker ini berubah fungsi menjadi tempat berlindung penduduk dari amukan awan panas atau yang biasa disbut wedhus gembel. Awan panas yang dikeluarkan Merapi, suhunya bisa mencapai 700 derajat celsius dengan radius luncuran sejauh 15 kilometer. Namun, menurut penduduk lokal, saat Merapi memuntahkan lahar panasnya, tidak disarankan berlindung di bunker.

Sebab kepungan material Merapi justru membuat suhu di dalam bunker bagaikan berada dalam rebusan air panas. Dari tempat ini ada buah tangan yang bisa Anda peroleh seperti buku-buku memoriam letusan Merapi yang dijual dengan harga Rp 50 ribu-Rp 150 ribu per eksemplar. Atau bumna-bunga kering yang seperti edelweis dan rumput hutan yang dirangkai dalam warna ungu, hijau dan merah. Bunga kering ini dijual mulai Rp 20 ribuan per ikat.

Ada beberapa rute dan estimasi biaya untuk menikmati Volcano Tour Merapi:

  1. Bila tujuan Anda hanya ke rumah Mbah Maridjan, cukup dengan Rp 50 ribu pulang-pergi dengan waktu 30 menit.
  2. Ke rumah Mbah Maridjan lalu ke Desa Gumuk Duwur dan berakhir di Kali Adem, pulang-pergi Rp 150 ribu. Rute ini memakan waktu sekitar dua jam.
  3. Untuk Anda yang ingin memacu adrenalin dengan naik motor trail dari Desa Gumuk Petung, makam Mbah Maridjan, Glagah Sari dan Kali Gendol, siapkan uang Rp. 250 ribu. Waktu yang Anda butuhkan sekitar tiga jam.
  4. Bagi yang memilih perjalanan dengan motor trail, motor yang digunakan jenis Kawasaki 150 CC dan Anda diharuskan memakai sepatu khusus dan deker serta helem untuk melindungi kaki, lutut, dan kepala saat melewati Kali Opak. (naskah dan foto: PADmakers/editor: Heti Palestina Yunani)