Senja Romantis di Pantai Senggigi

Senja, suara ombak, angin semilir, musik akustik, makanan enak menjadi paduan unsur-unsur surgawi yang hanya bisa didapat di Pantai Senggigi. Apalagi saat mendung berarak pada cakrawala, yang seolah enggan melepas matahari merebahkan diri, Senggigi menjadi romantis bagi siapa saja. Biasanya saat menjelang temaram, belasan tangkai obor yang berbaris di sepanjang garis Pantai Senggigi mulai dinyalakan petugas Basilico Senggigi Beach Bar.

Saat itulah suasana perlahan beringsut romantis. Meskipun sunset tidak datang dengan sempurna, suasana kemesraan antara alam dan manusia terasa begitu lekat. Live music dengan irama riang dan ringan, mudah mengajak serombongan tamu berdansa. Di sepanjang Pantai Senggigi, Basilico Senggigi Beach Bar adalah satu-satunya tempat kongkow dengan live music. Tak hanya musik, makanan yang disuguhkan pun memanjakan.

Anda bisa memesan selembar pizza Italia yang tipis dan krispi serta dua gelas punch berisi aneka buah dengan sedikit soda. Pada jam ini, Basilico Senggigi Beach Bar menyuguhkan promo buy 1 get 1 free untuk minuman. Tak heran, banyak pengunjung mulai berdatangan. Temaram senja semakin merdu ketika pemain musik kwartet melantunkan lagu-lagu irama jazz. Romantisme nan syahdu ini memang tidak didapat di sembarang tempat.

Senja, suara ombak, angin semilir, musik akustik, makanan enak menjadi paduan unsur-unsur surgawi yang hanya bisa didapat di Pantai Senggigi. Semua orang seolah lupa bahwa di belahan bumi lain ada hal-hal yang belum terselesaikan. Deretan daftar pekerjaan, to-do-list yang bejibun, cukuplah untuk ditinggalkan sejenak. Sebab Senggigi terlalu manis untuk diduakan.

Nite life di Gili T memang sangat berbeda dengan kehidupan siang. Di wilayah sentral banyak terdapat cafe. Di sana tersedia minuman beralkohol, musik ajeb-ajeb, atau nonton layar lebar dengan berbagai suguhan film atau sekadar video klip lagu-lagu tren saat ini. Asyiknya, Anda dapat menikmati musik di sepanjang jalan, menari kapan pun dan dengan siapa pun yang Anda mau. Di depan Hotel Villa Ombak, tersedia cafe dengan lampu-lampu bercahaya romantis.

Tersedia juga acara nonton bareng film terbaru dengan harga Rp 50 ribu per orang. Memang lebih mahal jika dibandingkan dengan XXI dan Cinemax. Tapi suasana nonton di tepi pantai dengan sofa empuk, kapan lagi? Kesimpulannya jika Anda ingin suasana dinner dengan lampu temaran dan suara ombak maka bergeserlah ke arah lain yang lebih sepi. Jika Anda menyukai keramaian, sepanjang Sentral hingga Villa Ombak lah tempatnya.

Tapi jika Anda memiliki dompet yang lebih tebal, Anda bisa mendaftar acara Boat Party di tengah laut. Biayanya Rp 650 ribu per orang ditambah bonus wine. Apa saja yang dapat Anda nikmati di atas boat? Tentu saja makan sepuasnya, minum sepuasnya, berdansa dengan live music. Dan apa lagi yang bisa Anda cari di sebuah pesta? (naskah dan foto: PAD/Heti Palestina Yunani)