Sembari Menyelam, ‘Predator’ Mancing Ikan

klub-diving-predator-surabayaPredator. Demikianlah salah satu klab penyelam asal Surabaya ini. Konon, nama yang terkesan ‘sangar’ tersebut bermula dari kebiasaan unik sebagian anggotanya yang suka menyelam sambil ‘berburu’ ikan.

gus wang 4Peter Wang, salah seorang penggagas komunitas Predator menjelaskan, saat menyelam bersama-sama, para anggota biasanya menikmati pemandangan bawah lau sambil memotret. Namun, sebagian kecil dari mereka berinisiatif untuk memburu ikan-ikan laut yang biasa dijadikan santapan. “Ya sudah, nama Predator lah yang kita pakai,” tuturnya.

gus wang 5Komunitas yang sudah berdiri selama dua tahun itu kini memiliki 20 anggota dengan laar belakang pekerjaan dan usia yang variatif. Ada kepala sekolah, pengusaha, hingga penyelam profesional. Anggota termuda tercatat berusia 14 tahun, dan anggota paling sepuh berusia 60 tahun! Wow!

Selain aktivitas menyelam yang  dilakukan dengan berpatokan pada musim, Predator juga punya agenda rutin. Tujuannya untuk menjaga stamina para anggota, seperti jogging, berenang, dan bersepeda. Hal itu mutlak diperlukan, sebab seorang diver dituntut untuk selalu berada dalam kondisi tubuh yang fit dan prima sebelum memutuskan untuk terjun ke dalam air.

Tidak ada persyaratan khusus bagi mereka yang ingin bergabung dengan Predator. Satu-satunya syarat yang harus dipenuhi adalah bebas dari rokok. Jika tertarik, Anda bisa datang langsung ke kolam renang tenant Darmo Harapan. Di situlah tempat anggota Predator biasanya berkumpul sembari latihan menyelam. gus wang 3

Menikmati pemandangan bawah laut kemudian mengabadikannya dalam lensa, rasanya terlalu mainstream. Karena itu, beberapa anggota Predator kemudian memutuskan untuk menyelam sambil memancing ikan lalu dimasak dan dimakan bersama-sama dengan anggota yang lain.

Bahkan di sana, ada beberapa restoran yang bersedia mengolah hasil ‘buruan’ mereka, tentu dengan membayar sejumlah harga. Sambil menyelam mancing ikan? Hmmmm, sepertinya menjadi satu hal yang menarik bagi Anda pecinta diving. (naskah dan foto: Peter Wang/editor: Heti Palestina Yunani)