Puru Karemba; Berburu Perawan di Padang Gersang

puru-kambera-4Hamparan savana dengan beberapa ekor kuda yang merumput tak henti-hentinya menyergap perhatian saya selama perjalanan dari Waingapu menuju Haharu. Lanskap seperti ini sebenarnya sudah lazim saya temui selama berada di Pulau Sumba, yang termasuk dalam gugusan kepulauan Nusa Tenggara Timur.

puru-kambera-5Saya sedikit terselamatkan dari teriknya cuaca yang membakar oleh sejuk pendingin udara di dalam mobil yang saya tumpangi. Namun, siapa berani membantah, bila gugus kepulauan yang gersang ini menyimpan keajaiban alam yang luar biasa?puru-kambera-8

“Puru Kambera selalu ramai jika musim liburan. Kebanyakan yang datang warga lokal, jarang sekali ada turis dari daerah lain, apalagi luar negeri. Meskipun pemandangan di sana tidak kalah dengan Bali, atau Lombok. Malah lebih indah di Puru Kambera,” terang driver sekaligus pemandu saya itu menjelaskan.

puru-kambera-9Benar saja, setelah menempuh perjalanan hampir satu jam, kami segera disambut bentangan savana dengan pokok-pokok pepohonan yang berjajar serupa benteng alam. Di balik rimbun ranting dan daun yang bergoyang samar terembus semilir angin itu, tampak laut yang biru, sepenuhnya biru.

Dari tempat kami berdiri, telah tercium aroma asin laut yang terbawa angin. “Selamat datang di Puru Kambera,” ujar driver seraya tersenyum dan merentangkan tangannya lebar-lebar. Tak ingin menunda waktu, kami bergegas mengambil peralatan dan menuju ke balik rimbun pepohonan.puru-kambera-1

Tak sabar ingin segera melihat wajah Puru Kambera yang sebenarnya. Barangkali, inilah salah satu faktor keengganan para pelancong dari luar untuk menyambangi Puru Kambera; sejauh yang saya lihat, tidak tampak fasilitas penunjang bagi kenyamanan wisatawan. Entah sekadar warung tenda penjual makanan. Apalagi hotel. Penginapan terdekat berada di kota Waingapu.

Namun, itu positif juga. Setidaknya, pantai dengan pasir putih yang lembut ini terlihat bersih dan masih sangat alami. Tak ada sampah yang biasanya menjadi residu atas kehadiran para turis. Lautnya pun begitu jernih dengan ekosistem bawah laut yang memesona. Jika mau, kita bisa bersnorkeling ria di sini.puru-kambera-7

“Jika beruntung, kita bisa melihat lumba-lumba yang berlompatan di laut,” ujar pemandu saya. Tapi, saya tidak berhasil menemukan lumba-lumba yang dimaksudnya. Mungkin saya tidak sedang berada pada nasib mujur. Tapi, saya merasa cukup beruntung, sebab  saya telah berhasil menemukan sosok perawan cantik di kepulauan yang gersang ini. Ialah Puru Kambera. (naskah dan foto: Teguh Prayogo-Sales Coach@CREA consutant-Penulis buku-Marketing Head zheGOdhong catering/Heti Palestina Yunani)