Ngopi Hitam Berteman Keladi Beroles Serikaya

kopi-teh-kopi-susu-dan-telur-setengah-mateng Mulailah pagi hari di jantung Kota Pontianak dengan dengan sensasi menghirup kopi robusta racikan spesial di Warung Minuman Suka Hati. Tempatnya tak jauh. Susurilah kawasan pecinan, temui di Jalan Tanjung Pura 17. Warung itu tidak jauh dari pasar parit besar. Orang mudah menunjukkan di mana letaknya karena warung ini ada sejak 70 tahun lalu.

kopi-pontinak-warkop-legendaris-suka-hatiDi daerah pecinan tua yang selalu ramai itu, segelas kopi hitam hasil olahan Suka Hati itu seperti wajib. Dari jauh, sebelum kita masuk, tercium aroma harum yang membangkitkan inspirasi. Kopinya terlihat hitam, sangat pekat. Selera penikmat kopi di Pontianak kebanyakan menyukai kopi yang dipanggang sedikit hitam dan pahit. Bahkan memang sengaja dipanggang hingga sedikit gosong. Cara mengolah ini membuat tingkat keasamannya hampir hilang bahkan tidak terasa disisa kecapan. Malah akan cenderung meninggalkan rasa manis.

Tapi toh semua orang tetap suka. Kalau sudah jenak dengan kopinya, tambah sensasi ngopi pagi itu sembari menikmati sarapan pisang goreng serikaya dan keladi goreng serikaya. Tiga sajian di Suka Hati itulah yang menjadi salah satu legenda kuliner di Kota Pontianak. Dijamin Anda akan mendapat kesan dan kenangan setelah menikmati ketiganya.

kopi-pontianak-serikaya-legendaris-suka-hatiSelain kopi, warung itu memang sangat terkenal dengan home made selai serikayanya. Bahkan kabarnya terkenal hingga mancanegara seperti Malaysia.  Teman saya dari Jakarta bahkan suhu-suhu kuliner pasti menyempatkan diri untuk mampir dan membeli selai serikaya, pusaka kuliner Pontianak.

kopi-pontinak-serikayaSerikaya adalah semacam makanan manis dan gurih dari bahan sederhana, telur bebek dan gula. Dibuat tanpa mesin dari generasi pertama hingga ke tiga. Rasa dan kualitas yang tidak lekang oleh zaman. Pisang goring serikayanya juga enak. Rahasia kenikmatannya ada pada penggunaan pisang Nipah dari Sungai Duri dan Jungkat. Dibentuk seperti kipas, pisang lalu dicelupkan ke dalam tepung dan digoreng dengan minyak panas, baru dioleskan dengan selai serikaya.

Olala dua asjian itu nikmat sekali dinikmati dengan kopi pahit. Tidak hanya di pisang, kebiasaan para penikmat kopi di Warung Minuman Suka Hati, juga mengoleskan selai serikaya di keladi goreng. Keladi goreng serikaya Suka Hati inilah yang menurut saya paling patut dicoba.

suasana-warkop-pontianakKeladi empuk dan gurih, dibalut dengan tepung goreng dan diolesi selai srikaya. Disajikan hangat dan dipotong seukuran sekali suap. Selai serikaya yang super manis berpadu gurih telur bebek! Cocok! Gurih karbohidrat dan gurih protein sudah jadi kesatuan rasa yang dicintai Indonesia.

Datang lah ke sana pagi-pagi betul. Nikmati suasana hirup pikuknya di tempat yang tergolong sempit di ruang seluas 3 x 8 meter. Tapi dengan keterbatasan itulah nuansa keakraban terjadi. Para pengunjung menikmati setiap perbincangan sebagai interaksi pagi yang ramah.

menikmati-kopi-lokalDi sela-sela perbincangan, mereka membiarkan aroma kopi bercampur aroma roti dan serikaya, menguap bersama perbincangan ngalor ngidul. Tidak ada sudut privasi. Semua membaur menjadi satu, dalam meja kecil dan bangku sempit.

Itulah yang dicari penikmat kopi ala Pontianak di Suka Hati. Suasana itu tidak bisa dibeli di mana pun. Padahal untuk ke sana, para pengunjung yang membawa kendaraan kadang mengeluhkan susah payahnya mencari tempat parkir. Tapi, semua tetap menuju mencari kenikmatan itu; mengopi ditemani pisang goring dan keladi berlapis serikaya. Ah itulah ‘Suka Hati’ yang sebenarnya. (naskah dan foto: Dony Prayudi/editor: Heti Palestina Yunani)