Menikmati Malam di Yogyakarta

Jika Anda harus berlama-lama di Yogyakarta, kota istimewa yang melegenda dengan budaya dan kulinernya itu, apa saja yang bisa dilakukan? Menikmati apa sebaiknya? PADmagz yang beberapa kali mengikuti kakaknya- Padma Tour Organizer- menjelajah Nusantara, menemukan beberapa spot malam yang menarik. Apa saja itu? ini dia.

Taman Pelangi. Taman ini terletak di lokasi Tugu Jogja Kembali.padmagz2 Kita dapat menemukan warna-warni pelangi melalui lampion berbagai warna, bentuk dan ukuran. Taman Pelangi, didesain mengelilingi taman, bermacam bentuk dan warna lampion menghiasi pelataran. Ada dua sisi pintu masuk, barat dan timur. Masuklah melalui pintu timur karena dari situ kita akan langsung disambut lampion besar berbentuk pelangi yang sekaligus menjadi pintu gerbang menuju negeri lampion. Mulai dari flora, fauna, tokoh-tokoh kartun Jepang dan Disney ada di sini. Bentuk-bentuk itu ada yang ditanam di dalam tanah, menempel di dinding, bergantungan, atau berbaris seperti prajurit. Dengan tiket masuk Rp 20.000 kita bisa menikmati malam yang penuh warna, juga bisa mencoba bemacam wahana mulai dari trampolin, becak mini, perahu dayung, bola air, speed boat, bom bom car, dan lain sebagainya. Jika bernyali, masuk saja ke Puri Hantu. Malas? Lelah? tersedia juga kereta safari yang akan mengantar kita menjelajah seluruh rute. Pada malam-malam libur biasanya tersedia live music. Lapar? Tenang, ada food court-nya kok. Lumayan kan?

Alun-alun Kidul. Ada mitos tentang pohon ringin kembar yang konon, padmagz1siapa bisa menembus jalan antara dua pohon beringin dengan mata tertutup, akan terkabul cita-citanya. Percaya atau tidak? Terserah Anda. Ternyata lokasi depan keraton sampai posisi beringin kembar itu ramai di padati wisatawan, baik wisnu atau wisman, yang iseng mencobanya. Apakah terbukti? Entahlah. Yang jelas ketika kami bersama rombongan Padma Tour satu bus, yang berhasil menembus hanya tiga orang. Lainnya? Kalau tidak nggleyor ke kanan ya ke kiri menabrak tembok pembatas beringin. Selain beringin kembar dengan mitos tersebut, adalah aneka mobil gowes berhiaskan lampu dengan musik jedag jedug yang membuat Anda sukacita bergoyang keliling alun-alun. Momen ini tak hanya asyik dinikmati bersama keluarga, tetapi lebih afdol lagi jika membawa teman-teman sesama tukang mbolang, atau teman sekantor, bahkan ajang reuni. Asyiknya ramai-ramai.

cabaret2Cabaret Show. Tak perlu jauh-jauh ke Thailand kalau Cuma mau nonton lady boy. Di Mirota Malioboro lantai 3 Anda dapat menemukan yang mirip di Thailand. Para waria kocak itu akan menghibur Anda mulai dari lipsinc, dancing, hingga tari Gambyong. Saran kami, ambil tiket VIP, seharga Rp 115.000 sudah include makan malam, welcome drink, snack dan desert. Jika duduk di kursi VIP penonton akan mendapat jatah lesehan paling depan, kadang kalau beruntung bakal disamperin Anggun C Samsi KW atau Rihanna KW, bahkan Celine Dion KW. Dijamin ngakak deh mulai awal hingga akhir.

Ramayana-Ballet-3Dengan latar belakang kemegahan candi Hindu terbesar di dunia, Prambanan, sendratari Ramayana digelar dengan menghadirkan lebih dari 200 penari. Bayangkan, betapa megahnya. Gamelan hidup dimainkan mengiri gemulai para penari yang lembut bergerak, atau sigrak sesuai kebutuhan cerita. Candi Prambanan yang menjulang megah disorot lampu membuat kita bangga sebagai bangsa Indonesia. Kalau sudah begini, siapa tidak malu jika ternyata bule-bule ternyata banyak yang lebih pandai menabuh gamelan daripada generasi muda Indonesia? Untuk menikmati kemegahan sendratari Ramayana, kita harus merogoh kocek cukup dalam. Tiket dijual mulai Rp 125.000 hingga Rp 375.000 per orang, tergantung posisi kursi. Dan yang harus diingat, sendratari ini tidak dimainkan setiap hari. Bisanya dua hari sekali atau mengikuti kalender kegiatan.

Semoga empat tempat hiburan malam di Jogja ini dapat memberikan inspirasi bagi para traveler untuk dapat menikmati Jogja.