Mengusir Roh Jahat dengan Rumuru

Watu Sumanti, Koleksi Kekayaan Budaya Sulawesi Utara (2)

watu ares (2) Jika sebelumnya kita mengagumi Watu Sumanti Goa Jepang Kayawa, inilah perjalanan saya ke Watu Sumanti di Tikala Ares.

Apa sih Watu Sumanti, Tikala Ares?

Sebelum dikenal dengan nama Sumanti, batu ini bernama batu Pa’lalesan atau Pa’enasa yang berarti batu tempat ziarah atau batu suci. Di zaman Minahasa purba, batu ini merupakan tempat melakukan ritual rumuru, secara harfiah berarti ‘meminggirkan’. Tujuannya untuk mengusir atau memisahkan atau mengeluarkan orang yang bermaksud jahat (tou lewo reges lewo) atau adanya wabah penyakit (orang Minahasa menyebut angin dari wilayah pemukiman).

Awal dari ritual ini dengan mengungsikan penduduk ke tempat yang dirasa aman. Kemudian pemimpin dari ritual yang disebut Walian pergi ke batu tersebut sambil mengayunkan pedang yang disebut Sumanti. Setelahnya, Walian berjalan mengelilingi pemukiman dan mendatangi rumah ke rumah yang lain sambil berteriak-teriak dengan maksud mengusir roh jahat.

watu ares (3) Watu Sumanti juga hadir sebagai tanda pendirian desa baru dan biasanya didekat batu tersebut disajikan sesajen yang disebut ‘rerumetaan’ atau persembahan bagi Opo Empung, Opo Ririmpuruan (Tuhan). Konon, desa pertama yang berdiri di Minahasa adalah Desa Ares tersebut.

Di mana Watu Sumanti, Tikala Ares?

Watu Sumanti, Tikala Ares terletak di kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala. Untuk menuju ke sana, Anda bisa menggunakan transportasi darat dengan jarak tempuh sekitar 30-45 menit dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, atau sekitar 10 menit dari pusat kota Manado. Lokasi Watu Sumanti Tikala Ares agak sulit ditemukan.

Anda perlu masuk beberapa gang sebelum menemukan situs pra-sejarah ini. Watu Sumanti berhadapan dengan bekas kantor pemerintahan di kelurahan Ares tersebut. Jujur saja, meski asli Manado, dan berdomisili di dekat daerah tersebut, saya baru mengetahui letak batu tersebut pada saat liburan Desember 2013 kemarin. Itu pun dengan bertanya kepada warga sekitar.watu ares (4)

Untuk mempermudah menemukan lokasi situs Watu Sumanti ini, carilah terlebih dahulu Kantor Dinas Pekerjaan Umum Sulawesi Utara di area Tikala Ares. Kantor Dinas Pekerjaan Umum tersebut berada di sekitar daerah Banjer. Banjer adalah salah satu wilayah yang terkenal di Manado.

Jadi tidaklah sulit bagi Anda untuk menemukannya. Setelahnya, barulah Anda bertanya kepada warga di sekitar kantor Dinas PU tersebut di mana lokasi Watu Sumanti itu. Jarak dari kantor Dinas PU menuju ke Watu Sumanti berjarak sekitar 3 menit saja.

Mitos yang Berkembang

Watu Sumanti secara kasat mata hanyalah beberapa batuan ‘biasa’ yang seakan tertanam di sebuah tanah yang ‘biasa’ pula. Namun, warga sekitar percaya, Watu Sumanti ini memiliki kekuatan gaib. Salah satu kekuatan gaib yang dimiliki batu ini adalah Watu Sumanti dapat bertumbuh dan berkembang biak. Pada saat saya mengunjungi Watu Sumanti, ukuran dari batu-batu tersebut bervariasi dari sekitar 15cm hingga ada yang mencapai lebih dari 30cm dan berjumlah lebih dari 5 buah batu. (naskah dan foto: Andhika Alexander/editor: Heti Palestina Yunani)