Mencari Sunyi di Pantai Plengkung

pantai plengkung sisi kanan
Pantai Plengkung sisi kanan

Apa yang Anda pikirkan ketika menyaksikan ombak bergulung-gulung setinggi 6 meter dan memiliki panjang sekitar 2km? Sebagian orang pasti merasa ngeri. Tetapi bagi sebagian orang lain, ombak semacam itu akan sangat menyenangkan karena mereka bisa memacu adrenalin dengan berdiri di atas papan selancar. Ya, pengalaman seru itu bisa didapatkan di Pantai Plengkung, Banyuwangi.

pantai plengkung-jalan menuju
Jalan menuju Pantai Plengkung

Pantai yang sering disebut G-Land ini memang terkenal dengan ombaknya yang sangat besar sehingga layak menjadi surganya para peselancar. Waktu yang dipilih para pelancong dari dalam dan luar negeri untuk membanjiri hotel-hotel di sekitar Plengkung, biasanya terjadi di bulan April dan Agustus.

Sebab saat itulah ombak memang sedang tinggi-tingginya untuk berselancar.  Jika tidak begitu suka berselancar, nikmatilah saja ‘orkestra alam’.  Pilih dengan menginap di tengah hutan karena suasananya sangat sunyi. Dengan cara itu, niscaya kita bisa merenggangkan otot syaraf yang setiap hari dijejali beragam tugas dan pekerjaan.

pantai plengkung kendaraan resmi pengelola taman nasional alas purwo menuju plengkung
Kendaraan resmi pengelola Taman Nasional Alas Purwo menuju Pantai Plengkung

Seperti yang D’ Floyd bilang; ‘gemericik air, debur ombak, biru laut, lebat hutan dan suara penghuni belantara raya adalah media relaksasi paling manjur untuk menghilangkan stress.’  Untuk mencapai surga tersembunyi ini, PADMagz menempuh jarak sekitar 9 km dari pos penjaga Alas Purwa.

Selain kesunyian yang benar-benar menenangkan, ada kenikmatan lain. Di sepanjang jalan terlihat banyak sekali kupu-kupu dan bunga lavender yang memanjakan mata selain hutan bambu yang panjangnya berkilometer-kilometer.

Bagi para pelancong yang ingin mengunjungi pantai yang menyatu dengan garis Pantai Grajakan ini, jangan lupa membawa jas hujan ya karena tidak jarang cuaca berubah dengan sangat cepat meski masih dalam katagori aman. (naskah dan foto: Aris SW/hpy)