Masuk Longhouse, Langsung ke Dapur

Sukses Membuang  Stress di Bario Highlands (5)

bario6-rumah diatas bukit bario6-rumah dikampung Satu hal yang menarik perhatian saya di Bario, Sarawak, Malaysia adalah rumah panjang. Di Bario ada beberapa rumah khas ini yang semuanya masih ditinggali. Ada yang masih tradisional tapi ada juga yang sudah modern.

Dari sekilas saya mengamati perkampungan Bario saat berkeliling-keling dan di sekitar tempat yang saya tinggal dekat homestay Ngimat Ayu, rumah-rumah tinggal di Bario kebanyakan sudah modern.

Namun kesempatan di Bario itu saya gunakan untuk pertama kali masuk ke dalam rumah panjang orang Kelabit. Nama rumah panjang ini adalah “Rumah Bario Asal” yang merupakan rumah asal muasal orang Kelabit.bario6-gereja kampung pa umor

bario6-rumah di Bario bario6-bagian atas rumahRumah ini tak beda dengan rumah-rumah lainnya yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu dapur, kamar tidur (bilik) dan aula (tawa). Namun ada sedikit berbeda dengan rumah panjang yang ada di Pontianak.

bario6-dapurBiasanya orang yang bertamu akan melewati ruang tamu di bagian depan, namun di sini akan dibalik. Tamu yang datang akan langsung diterima di dapur. Jika tamu datang untuk mengunjungi salah satu keluarga maka ia akan masuk langsung ke dapur keluarga itu.

bario6-ruang dapurScott, guide sekaligus orang asli Bario, menjelaskan bahwa hal ini wajar karena dapur dianggap jantung dari masing-masing keluarga. Dapur ini terlihat tanpa sekat sehingga semua aktivitas dapat dilihat oleh tetangga lainnya yang masih dalam satu garis keluarga.

bario6-Foto tetua rumah bario asalTiap dapur terlihat batasan yang tak nampak tapi terlihat penuh dengan alat dapur dan perapian (tetal) yang wajib dimiliki oleh setiap keluarga. Untuk kamar tidurnya (bilik) terdapat di antara aula dan dapur. Dapur menuju ke aula terdapat jalan sempit yang hanya bisa dilewati satu orang saja.

Lalu apa fungsi aula (tawa) di bagian depan? Fungsinya hanya digunakan sebagai tempat mengadakan acara seperti pernikahan, gawai atau pertemuan keluarga besar. Koridor ini di buat memanjang dari ujung ke ujung. Terlihat kosong tanpa hiasan, hanya ada dipajang foto-foto keluarga di dinding termasuk foto tetua Rumah Bario Asal. ((teks dan foto: Dony Prayudi/editor: Heti Palestina Yunani/bersambung)