Makan Rujak Cingur di Bawah Payung

resto-koes-6 resto-koes-2Selera selalu kembali ke asal. Setidaknya untuk orang Jawa Timur, mencari makanan khas daerahnya seperti keharusan. Jika orang Jatim merantau jauh, misalnya di Bogor, Jawa Barat, kekangenan makan menu Jatim itu bisa dipenuhi di Cak Koes Resto & Coffee.

Tergolong baru, rumah makan baru di Bogor, yang baru per November 2016 dibuka itu lumayan memanjakan lidah orang Jatim. Berlokasi di Jalan Merak no 2 Tanah Sareal Bogor, yang masih termasuk kawasan pusat kota, pecinta kuliner belum banyak yang tahu tentang resto ini.

Sesuai dengan namanya Cak Koes, (panggilan bagi laki-laki Jatim), menu utama di rumah makan ini didominasi masakan Jatim. Yang sangat menggiurkan adalah rujak cingur dan rawon. Dua makanan ini konon susah dinikmati begitu enak jika tak dimakan di Jatim.

resto-koes-5 Tapi Cak Koes menyajikan dua makanan itu dengan senikmat-nikmatnya. Meski serving-nya dibuat modern, namun rasa tetap nomor satu. Nah yang masih ingin makan menu lain ala Jawa Timuran masih ada soto Lamongan dengan koyah, tahu telor Surabaya bumbu kacang, ayam lodho Tulungagung, dll.

Selain Jatim, ada juga menu masakan dari daerah lain seperti sate maranggi dari Jawa Barat, sate rembiga yang pedas dan plecing kangkung dari Lombok. Beberapa pengunjung yang sudah ke sana mereka menyatakan jika sajian resto ini boleh dicoba. Seperti Idwan yang baru berkunjung November 2016 lalu menyatakan jika sate rembiga dan soto Lamongan plus balungannya recommended.

Penilaian serupa datang dari Sabian Athallah, “Must try lah, recommended banget deh buat yang mau mencoba sensasi yang beda apalagi buat orang Jawa Timur yang kangen sama masakan daerahnya.” Begitu resto-koes-1juga Rania Az Zahra dan Indra Lucyardie yang datang pada November merasa cock dengan sate maranggi dan rembiga. “Kudu dicoba dulur terutama sate rembiga, spicy satay from Lombok. Rasakan cita rasa pedas manis khas lomboknya,” kata Rania.

Untuk minuman ada banyak pilihan, dari minuman ringan dan aneka jenis kopi. Makanan dan minuman di rumah makan ini dibandrol dengan harga yang cukup bersahabat dengan dompet. Berkisar antara Rp 15 ribu sampai Rp 110 ribu.

Untuk ke sini, sebenarnya warga Bogor sangat mudah mengenal lokasinya karena terletak di antara dua jalan satu arah. Jalan ini selalu dilewati warga kalau mau ke kawasan Bogor Utara. Di sebelah Timur ada Jalan A. Yani, jalan searah menuju selatan. Di sebelah barat ada Jalan Pemuda, jalan searah ke utara.

resto-koes-3Bagi pengunjung dari luar kota, jika dari arah utara, ancang-ancangnya setelah ketemu perempatan Jambu Dua, ambillah ke kanan masuk Jalan A Yani. Setelah melewati jembatan dan pertigaan, jalan menjadi satu arah. Nah Jalan Merak adanya di belokan ke kanan yang ke tiga, tepat sebelum kantor Agraria, restoran berada di ujung Jalan Merak.

Jika dari arah selatan, setelah Tugu Kujang, mesti belok kiri memutar Kebun Raya Bogor, setelah sekolah Regina Pacis ambil jalan yang lurus masuk Jalan Sudirman. Melewati air mancur, lurus masuk Jalan Pemuda, yang merupakan jalan satu arah. Setelah melewati GOR, ambillah lajur kanan. Belokan ke tiga setelah GOR ketemu deh Jalan Merak di kanan jalan. Restorannya berada di kanan jalan, bangunan pertama.

Yang menarik saat memasuki resto, interior design dan meubelair-nya yang unik dan artistik. Meja dan kursi dibikin dari papan jati Belanda eks peti kemas, yang dibentuk dengan apik. Selain di ruang utama, untuk yang menginginkan suasana yang lebih santai bisa memilih meja di beranda atau di bawah payung-payung besar di halaman samping resto. (teks dan foto: Hanif/editor: Heti Palestina Yunani)