Jeda Di Teahouse Sebelum Terpukau Sagarmatha

Jelajah Nepal; Negeri Impian Para Petualang (2)

Jangan tidak ke Everest Base Camp (EBC) jika ke Nepal. Itu saran saya untuk para petualang yang memilih tempat mendaki sebagai sebagai tujuan. EBC adalah tempat para pendaki beristirahat selama beberapa hari untuk aklimatisasi sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak sejati, Everest.

Itu penting untuk mengurangi risiko dan tingkat keparahan penyakit di ketinggian. EBC yang berada di ketinggian 5364 m sendiri bisa ditempuh dari dua titik. Pertama melalui jalur Base Camp Utara yang terletak di wilayah teritori Tibet.

Nepal9-Sherpa
Sherpa yang membawa bawaan pendaki

Rute ini dianggap tidak populer karena beberapa alasan seperti perizinan ke Tibet serta penginapan dan pasokan logisitik yang minim. Berbeda dengan rute Base Camp Selatan yang terletak di wilayah Nepal. Jalur yang menggunakan punggungan tenggara ini sangat terkenal di kalangan pendaki gunung.

Selain telah difasilitilasi dengan teahouse yang berstandar internasional, pasokan logistik ke jalur ini sudah terdistribusi baik. Bisa melalui Sherpa atau porter, maupun dengan bantuan hewan, biasanya yaks.

Hewan asli Pegunungan Himalaya itu yang sekilas tampak seperti kerbau. Yaks hidup di ketinggian 4000 meter di atas permukaan laut. Bulunya lebat menjulur di sekujur tubuh. Ketebalan ini berfungsi untuk melindungi yaks dari paparan hawa dingin pegunungan di dataran tinggi bersalju.

Oleh penduduk asli Nepal, bulu yaks biasanya dipintal menjadi selimut atau syal. Yaks juga ditemukan di daerah pegunungan berselimut salju di Mongolia hingga daratan Rusia. Sama dengan kerbau, makanan utamanya rumput.

Balik lagi tentang EBC Trekking, jalur itu adalah salah satu trek terbaik di dunia dan menjadi rute favorit para pendaki. Ditempuh dengan waktu yang relatif panjang sekitar 14 hari, perjalanan EBC tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa sebagaimana kita mendaki gunung di Indonesia.

Nepal12. Suasana teahouse
Fasilitas teahouse yang bersih

Setiap hari, kita wajib menginap satu malam di satu desa tertentu. Biasanya ada teahouse yang disediakan untuk penyesuaian suhu. Teahouse adalah penginapan yang dibangun penduduk setempat. Walau berdinding triplek, namun standarnya internasional.

Ada fasilitas kamar mandi, tempat tidur dan selimut bersih. Makanan yang tersedia juga disesuaikan dengan selera pendaki kebanyakan. Selain itu, ada fasilitas wifi yang pada ketinggian tertentu sudah berbayar.

Yang tak bisa terlupa, EBC memiliki pemandangan luar biasa. Ia diapit panorama Ama Dablam, Makalu, Nuptse, Lhotse dan Everest yang agung. Benar-benar memukau. Dalam bahasa Nepal, Everest juga disebut Sagarmatha yang memiliki banyak makna termasuk dijuluki Brow of the Ocean atau Mother of the Universe.

Annapura Base Camp (ABC) adalah rute favorit kedua setelah EBC. Perjalanan dimulai dari Pokhara Valley menjadi salah satu tempat wisata menakjubkan di seluruh Himalaya dengan pemandangan Annapurna Himalaya yang menakjubkan yang mencerminkan Danau Phewa yang mendidih.

Trekking ABC ini dikombinasikan dengan trek Poon Hill (3210m). Dari sini tampaklah pemandangan pergunungan Annapurna yang megah, menuju lereng bukit tinggi, sampai ke ABC yang menghadap ke puncaknya di sebuah dinding gunung.

Annapurna pertama kali dieksplorasi oleh Petualangan Inggris Kolonel James O.M. ‘Jimmy’ Roberts pada tahun 1956 dan terpapar dunia sebagai Sanctuary of Gods. Sejak itu, Sanctuary of Gods dibaptis sebagai “Annapurna Sanctuary”.

Menurut teman, jika akan berkunjung ke ABC menuju Pokhara bisa melalui rute alternatif. Rute ini akan membawa kita ke area terbaik Annapurna lalu lanjut berjalan melalui Chomrong dengan menuruni Bukit ke Jhinu Danda. Dari sana, kita bisa melihat punggung bukit yang menawarkan mata air panas untuk mandi.

Perjalanan alternatif itu cukup ditempuh dalam durasi 20 menit. Kita harus berjalan menuruni bukit dengan aliran Sungai Modi yang terus berlanjut ke Desa Landruk, Tolka dan Dhampus. Perjalanan menakjubkan itu akan bertemu kepala jalan menuju Pokhara yang indah.

Semua itu kita bisa nikmati sebelum pergi ke Kathmandu. Tentunya setelah melalui pengalaman mengesankan yang indah dengan Himalayan Smiles Tracks dengan pilihan ABC Trekking. Tenang, awak trekking-nya profesional dan harganya juga wajar untuk traveler berkantong tipis seperti saya. (naskah dan foto: Menur Kusuma/editor: Heti Palestina Yunani/bersambung)