Hoi An Tahu Bagaimana Cara ‘Mengambil Hatimu’

vietnam-2Bukan hanya kualitas kopinya yang tersohor, Vietnam adalah negara di Asia Tenggara dengan pesona lengkap. Mulai keindahan alam, kekayaan budaya dan sejarah, Vietnam juga makin maju dengan fasilitas moda transportasi dan akomodasi yang mudah dan nyaman. Tak seperti kota di Asia Tenggara lainnya, biaya hidup di negeri ini tergolong murah.

Sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan di Asia itu sanggup meladeni mood liburan Anda; ingin ke gunung, pantai, santai di kota tua hingga hiruk pikuk Ho Chi Minh, Vietnam punya tawaran komplit. Setiap kota yang terbentang dari utara hingga selatan menawarkan suasana berbeda. Pendeknya cocok bagi traveler segala umur.

vietnam-1Jika Anda mendambakan berlibur di sebuah kota kecil dekat pantai, kaya  sejarah, kulinari unik, penuh inspirasi dan tidak terlalu mahal, ada kota tua Hoi An di pusat Provinsi Quang Nam. Terletak di pantai laut China Selatan kota tua (old town) Hoi An memang bisa diandalkan.

Sejarahnya dimulai dari pelabuhan perdagangan berskala kecil yang aktif pada abad 15-19. Letaknya yang strategis membuat banyak pedagang dari Cina, Jepang, Belanda dan India singgah. Mereka inilah yang turut memberikan pengaruh hingga membentuk keunikan dan karakteristik Hoi An yang khas.

Perpaduan antara Vietnam dan budaya asing ini menciptakan suasana multikultural yang begitu kental. Ini dapat Anda temukan pada gaya arsitektur, monumen, kuil dan jembatan. Semua membuat para wisatawan seperti kembali ke abad 15 dengan mesin waktu. Menginjak Hoi An, Anda pasti ingin langsung menjelajahi kecantikan kota dengan penduduk berjumlah 130 ribu orang itu.vietnam-6

vietnam-9Di kota yang diakui UNESCO sebagai salah satu kota bersejarah itu, luangkan paling tidak 3 hari 2 malam untuk mengelilinginya. Pilihan akomodasinya nyaman mulai dari hotel berbintang lima dengan pemandangan laut seharga Rp 800 ribu ke atas sampai yang bed and breakfast cuma seharga Rp 120 ribu per malam. Pilihan itu tersebar di kota yang mudah diakses dengan berjalan kaki atau sepeda.

Begitu menjejak, mulailah dengan sarapan pagi semangkuk pho dan kopi Vietnam sebelum melanjutkan berpetualang ke jantung Kota Hoi An. Di old town, ruas jalan kecil yang sengaja dijaga untuk mempertahankan keasliannya ini berakhir pada sebuah kanal panjang dan jembatan bergaya Jepang. Tempat ini sangat menarik karena karakteristik bangunannya.

vietnam-4Bagi pecinta fotografi, tempat ini seperti surga. Pengguna setia Instagram maupun mereka yang sedang mencari inspirasi lewat seni dan budaya, pasti suka mengambil foto di sini. Menyusuri sepanjang jalanan old town, Anda akan dimanjakan oleh lampion berwarna-warni yang menghiasi nyaris setiap sudut. Toko cinderamata yang menawarkan oleh-oleh khas Vietnam, kafe, dan restoran tersedia beragam.

Bahkan butik lokal dengan cita rasa fesyen tinggi juga turut menerima jasa jahit dengan harga terjangkau. Sebagai jujugan favorit di Hoi An, old town kini kian bersolek. Tidak peduli siang atau malam hari selalu terlihat anggun. Untuk beberapa saat Anda mungkin tidak dapat membedakan antara mimpi dan realita.

vietnam-3Adegan penduduk lokal dan turis sibuk berlalu-lalang, entah dengan sepeda atau berjalan kaki, pasangan yang mengenakan pakaian tradisional Vietnam sambil berciuman kecil untuk sekadar berfoto, pedagang yang gigih menawarkan barang, dan turis yang bergaya di depan jajaran lampion, semuanya mencipta tempo Vietnam berpuluh-puluh tahun lalu.

vietnam-5Meski banyak pendapat bahwa dengan semakin berkembangnya industri pariwisata di Vietnam, malah menjadikan Hoi An sebagai salah satu kota perangkap turis terbesar. Bangunannya boleh sangat tua, tapi komersialisasi di Hoi An dan penduduk yang mencoba mengambil banyak keuntungan dari turis dirasakan mulai mengurangi kesan keindahan tempat ini.

Contoh maraknya jasa tukang jahit yang sejak lama terkenal akan kualitas jahitannya. Para turis Eropa dan Amerika Serikat berbondong-bondong memanfaatkan harga jahitan yang jauh lebih murah ketimbang di negara asal mereka untuk membuat jas, celana atau baju. Toko baju itu berdiri di sepanjang old town. Mereka bekerja sama dengan beberapa tukang jahit lokal, dengan perjanjian keuntungan yang tidak seberapa bagi tukang jahit lokal.

Para pengelola toko baju ini kabarnya menawarkan harga yang cukup tinggi bagi para pengunjung dengan kualitas bahan pakaian yang rendah. Sama halnya dengan harga makanan di restoran old town yang cenderung lebih mahal dibanding harga restoran lainnya. Jika bicara mengenai jebakan turis, tentu hal itu cukup wajar terjadi di mana saja. Jadi apapun yang terjadi, Hoi An tetaplah sebuah kota menarik untuk dinikmati.

vietnam-10Kota kecil penuh inspirasi dan warna itu akan membuat orang jatuh cinta sejak pertama kali melangkahkan kaki. Sulit untuk pergi dan pada akhirnya harus memasukkan Hoi An kembali ke dalam bucket list. Bukan karena tiga hari atau bahkan seminggu tidak cukup lama untuk mengelilinginya, namun karena suasana dan gaya hidup kota Hoi An santai dan sederhana.

Di kota itu, pengunjung dapat menghabiskan waktu berjam-jam di kafe sembari menyeruput kopi Vietnam, mengambil gambar dengan kamera atau berjemur di pantai, dan melupakan sejenak kesibukan kota besar. Ah, Hoi An seolah tahu bagaimana mengambil hati Anda. Itulah kenapa, it’s a must untuk berkunjung ke old town. Kalau boleh saran, pilihlah malam hari karena suasananya berbeda.

Saat hari gelap, banyak turis mengunjungi Japanese Covered Bridge yang kental dengan nuansa budaya Jepang. Jembatan ini terletak di belakang old town. Dari sana, orang-orang biasa pergi mengunjungi Museum Thanh Ha Teracota Park, pulau tetangga Cam Nam. Bisa pula cuma mendaftar untuk kursus memasak yang diadakan beberapa restoran besar di old town.

vietnam-7Atau bisa dengan mengambil tur keliling Hoi An dengan sepeda. Mau bersantai di dua pantai cantik yaitu An Bang dan Cua Dai yang terletak hanya 4 km dari old town, asyik juga. Berpasir putih, pantainya bersih, pemandangan matahari tenggelam yang indah, menjadikan dua pantai ini ramai dikunjungi turis dan penduduk lokal sejak pagi hari.

Ada beberapa cara tempuhan untuk sampai ke Hoi An. Jika berencana naik kereta api, stasiun kereta api dan bandara terdekat berada di kota tetangga Danang banyak menghubungkan penerbangan domestik dari Hanoi dan Ho Chi Minh City.

Dari bandara Danang, menyewa taksi meteran seharga Rp 270 ribu akan mengantar siapa saja sampai ke Hoi An. Pilihan menyewa mobil pribadi dengan supir yang dapat berbahasa Inggris seharga Rp 190 ribu, lebih save lagi. Bus lokal dapat ditemukan di pusat kota jika berencana menginap beberapa malam di Danang. Murah, hanya Rp 60 ribu sekali jalan.

vietnam-8Selain itu, hampir setiap agen perjalanan di Vietnam menawarkan bus open tour dengan jadwal keberangkatan regular nyaris setiap jam. Harga tiketnya mulai Rp 60 ribu hingga Rp 150 ribu tergantung dari kota keberangkatan. The Sinh Tourist dan Hanh Cafe adalah dua agen perjalanan terpercaya yang memiliki cabang nyaris di setiap kota besar Vietnam.

Keduanya menawarkan sleeping bus yang sangat nyaman untuk perjalanan darat yang jauh. Rute busa biasanya berhenti di kota destinasi wisata favorit turis lainnya seperti Nha Trang atau Miami versi Vietnam. Mau mampir Da Lat? Silakan, karena tempat itu terkenal akan alam dan air terjunnya.

Pilih ke Mui Ne ke arah selatan dari old town bisa membawa Anda pada pesona padang pasir, pantai dan surga kuliner seafood. Jika begitu lengkapnya tawaran Hoi An, hati siapapun kan ‘terambil’ cepat di sini. Anda juga? (naskah dan foto: Gyscha Rendy/Heti Palestina Yunani)