GANGGA MASCODITOS; Jangan Sampai Sulap Ganggu Pekerjaan

gangga 22Gangga Mascoditos barangkali sedikit orang yang beruntung dalam menggabungkan pekerjaan dan senang-senang. Bagaimana tidak? Dengan posisinya yang sekarang, Gangga yang bernama lengkap drh Gangga Anindito Widyanugraha itu kian bisa leluasa melakukan dua hal yang ingin orang lakukan yaitu mendapatkan penghasilan sekaligus tetap menjalankan hobi.

Malah bisa berkeliling dunia pula berkat pekerjaan dan hobinya itu. Seperti yang baru saja diraihnya sebagai salah satu dari dua New Regional Technical Manager BIOMIN, yang ditempatkan di Singapura.  Sekadar tahu, BIOMIN adalah sebuah perusahaan nutrisi hewan terkemuka dunia yang didirikan di Austria oleh Erich dan Margarete Erber pada 1983.

Di BIOMIN, Gangga yang berkarir sejak dini sebagai pesulap itu sangat sadar jika karir tinggi tak membuat ia lupa dengan hobinya; sulap!! Sebagai pesulap sejak SD, ia merasa posisinya yang sekarang memang bukan malah membuatnya sibuk atau menjauh dari sulap, tapi justru makin dekat. Sebab di BIOMIN, perusahaan sudah wellcome jika dia tetap mengembangkan sulap dalam menjalankan tugasnya.

Ia mencontohkan menjadi pemateri forum BIOMIN plus bermain sulap. “Wow, inilah yang membuat saya sangat mensyukuri peraihan karir saya yang sekarang, sangat magic! Sebab inilah yang dinamakan keseimbangan dalam hidup karena tak hanya melakukan rutinitas namun saya tetap bisa mengembangkan hobi dan menyalurkan jiwa seni,” kata suami dari Prisca Harsono itu.

Sebenarnya, bekerja dengan tetap bermain sulap tak hanya saat ini. Seperti kala masih bertugas di Myanmar, Gangga terus saja tak meminggirkan hobinya itu. Saat di Myanmar Gangga justru masih sempat show atau mempertontonkan public stunt magic dengan duduk melayang seharian di Juction Square Mall. Tak main-main, aksi ini di-support oleh Embassy of The Republic of Indonesia in Myanmar, Association of Indonesian in Myanmar, dan Indonesian Women Association dalam rangka pameran bertajuk ‘Batik Transformation’.

Itu adalah ke sekian kalinya Gangga melakukan aksi publicity stunt magic. Sebelumnya ia sukses dengan aksi ‘Prediksi Final Piala Dunia 2010’, ‘Street Magic’ keliling Surabaya dengan mata tertutup selama 12 jam dan 24 jam, bertahan di dalam air dengan suhu yang sangat rendah dalam waktu 9 jam.  “Aksi saya itu sukses berkat didukung kelompok magic saya Sense of Wonder yang telah bersama saya mengeluarkan album pertama Magic Tour Asia,” kata pria yang lebih suka disebut mentalist itu.

Selain tetap bisa bermain sulap, Gangga lebih bersyukur lagi karena hobi traveling-nya kian tersalurkan. Sebab, sebagai Regional Technical Manager for Poultry, tugasnya yang men-support dan melayani kastamer BIOMIN di South Asian region, membuatnya secara berkala harus mengantor di Singapura. Bahkan dokter hewan lulusan Universitas Airlangga itu bisa keliling negara-negara demi tugasnya seperti Turki, Austria, Singapura, Myanmar, dan India.

“Sudah keliling gratis, saya pun malah bisa lebih sering tinggal di Indonesia menemani keluarga,” katanya. Sebelum itu sulap juga lebih dulu membuat Gangga ber-traveling ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Malaysia, Thailang dan lain-lain. Belum lagi sejumlah negara yang sudah ia singgahi seperti Saudi Arabia dan Qatar. Di BIOMIN, Gangga menilai jika hal itu adalah lompatan karirnya yang terbaik.

Padahal baru dua tahun sebelumnya, pria 34 tahun itu wira-wiri Indonesia-Myanmar sebagai karyawan JAPFA. Namun baru 1,5 tahun di sana, tawaran posisi baru sampai padanya. “Di Myanmar saya banyak ilmu sebagai praktisi di bidang pakan ternak yang andal sekaligus sebagai pesulap. Sekarang sebagai tim yang memperkuat BIOMIN di Asia, saya juga tak ingin kehilangan kesempatan mengembangkan sulap,” tandasnya. (naskah: Heti Palestina Yunani/foto: koleksi probadi/hpy)