GAMAL ALBINSAID; Terus Bergerak Jadi Pusaran Kebaikan

Pada 15 Oktober 2017, dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed diundang untuk menjadi pembicara dan memberikan inspirasi di hadapan 25.000 peserta dari 150 negara pada 19th World Festival of Youth and Students. Prestasi yang dicapai Gamal ini tak sekali ini saja. Ia salah satu pemuda Indonesia yang berkali-kali mengharumkan nama negeri ini di kancah internasional.

Sekadar pengingat dr Gamal Albinsaid adalah seorang dokter yang berusia muda dan mengembangkan sebuah perusahaan dan yayasan yang bernama Indonesia Medika bergerak melahirkan dan mengembangkan berbagai inovasi kesehatan dengan visi “Open doors to health access and breakdown barrier between health access and community.”

Indonesia Medika meyakini bahwa health is fundamental human rights (kesehatan adalah hak asasi manusia). Berbagai inovasi kesehatan yang dilahirkan di antaranya Garbage Clinical Insurance, Livestock Waste Insurance, Care for Mother, Mother Happiness Center, Sabuk Bayi Pintar, ayotolong.com, dan siapapeduli.id. Berbagai inovasi tersebut telah membantu ribuan pasien mendapatkan layanan kesehatan.

Berbagai inovasi kesehatan tersebut telah menghantarkan Gamal meraih lebih dari 40 penghargaan, termasuk 9 di antaranya adalah penghargaan internasional dari Inggris, Thailand, Kamboja, Peru, Jepang, Jerman, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Bahkan baru-baru ini dr. Gamal Albinsaid masuk dalam 1 diantara 50 inovator sosial paling berpengaruh di dunia.

Dua penghargaan paling fenomenal adalah penghargaan kehormatan dari kerajaan Inggris dan masuknya dr. Gamal Albnsaid dalam 1 di antara 50 inovator sosial paling berpengaruh di dunia. Daftar penghargaan internasional yang telah diraih dr. Gamal Albinsaid:dr. Gamal Albinsaid di Opening Ceremony 19th World Festival of Youth and Students (13)

  • People Choice Award dari California University Tahun 2015 di Amerika Serikat
  • Takeda Young Entepreneur Award Tahun 2016 di Jepang
  • 50 Most Impactful Social Innovator in The World Tahun 2016 di India
  • Global Social Venture Challenge South East Asia Tahun 2015 di Kamboja
  • The HRH Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur dari Kerajaan Inggris Tahun Tahun 2014 di Inggris
  • Youth for Asia dari Asia Development Bank Tahun 2015 di Korea Selatan
  • Japanese Award for Most Innovative Development Project Tahun 2016 di Peru
  • Co-Creating a Healthier World Tahun 2016 di Jerman
  • Most Innovative Campaign pada Social Impact Awards 2017 di Thailand,

33 penghargaan dalam negeri, di antaranya:

  • People of The Year 2014
  • AusAID Indonesian Social Innovator Award 2013 dari Australian Agency for International Development
  • Indonesia MDG Awards 2013 dari Utusan Khusus Presiden RI,
  • Pemuda Pelopor Internasional Tahun 2014 dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia,
  • Kalpataru 2016 dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
  • Habitat Penggiat Pemukiman Berkelanjutan Kategori Ide Kreatif dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia,
  • Anugerah Karya Inspiratif 2011 dari Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia
  • Tokoh Perubahan Republika 2013
  • Tokoh Transformasi Sosial Anugerah Seputar Indonesia 2014
  • Promising Social Innovator Award 2013 dari Australian Agency for International Development
  • People Choice Award 2013 dari Australian Agency for International Development
  • Indonesia Youngster Inc. Startup Champion 2014
  • Penemu Kreatif Pengelolaan Sampah dari Walikota Malang 2014
  • Relawan Berprestasi dari Bulan Sabit Merah Indonesia
  • Ashoka YoungChangeMaker 2012 dari Ashoka Foundation
  • Anugerah Karya Peduli Kemanusiaan dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar
  • Ksatria Bakti Husada dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia 2014
  • Duta Nasional Mutiara Bangsa Berhasanah 2014 Bidang Kesehatan Lingkungan
  • Ikon Gatra 2014
  • Innovative Health Brands Award,
  • Community Entrepreneur Challenge dari British Council Indonesia,
  • Inspiring Green Award dari La Tofi School of CSR
  • Dan 11 penghargaan ilmiah lainnya dari berbagai universitas.

Apa kabar Gamal?

Baik. Lama sekali ya sejak kita bertemu di Malang.

Betul. Tapi Anda makin moncer saja. Terakhir dari Rusia ya? Boleh kan dibagi pengalamannya di sana. Ada agenda apa sih?

O alhamdulillah saya berkesempatan memberikan inspirasi kepada pemuda untuk berkarya menyelesaikan masalah di masyarakat pada acara 19th World Festival of Youth and Students.

Gamal 2Apa yang Anda sampaikan pada Opening Ceremony 19th World Festival of Youth and Students?

Let me tell you a true story of a 3 year old girl that happened 12 years ago, Khaerunissa, she was the daughter of garbage scavenger, who only get income 1 dollar a day. One day, she got diarrhea disease, but she couldn’t get health access because of unaffordable health cost.

Every day, she followed her father looking for garbage and finaly, 5 June 2005 she died in the garbage collection. As a medical doctor, I said, it should not happen and I must do something.

In my country, Indonesia we have 258 million people. A lot of people in Indonesia still do not have healthcare insurance coverage, 35 percent of Indonesia population live on less than 2$ a day, but only 1,1 percent of the income using for healthcare.

I think garbage insurance scheme is the best solution, because almost every day, every person, every house produces garbage which is not used, so that all citizens can join our program.

We want to give freedom from fear and pain, because we believe, health is fundamental human rights. Friends, Don’t let anyone look down on you because you are young. So considering that millions of people still need help, we still have a big job to do.

Apa hal utama yang Anda bagi kepada pemuda dari ratusan negara itu?

Ada pesan utama saya antara lain:

  1. Don’t let anyone look down on you because you are young,
  2. Don’t be proud with your idea, but focus on the problem that you want to solve,
  3. Considering that millions of people still need help, our work is not finished, we still have a big job to do.

Ini kan bulan Oktober di mana ada peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sebagai pemuda apa pesan Anda untuk pemuda-pemudi Indonesia di Hari Sumpah Pemuda?

Ada lima hal ya yaitu; 1. Berbagi, 2. Kerja keras, 3. Optimalkan masa muda, 4. Konsisten berkarya dan bersabar, dan 5. Be extrem

Kita mulai dari berbagi. Bisa Anda uraikan maksudnya?

Orang tidak peduli seberapa hebat kita, orang tidak peduli seberapa kayanya kita, orang juga tidak peduli seberapa pintarnya kita, yang mereka pedulikan hanyalah satu, apakah keberadaan kita memberikan manfaat untuk mereka? Oleh karenanya, berilah manfaat, ulurkanlah tangan, dan pancarkanlah terus kebaikan. Selama 3 tahun terakhir, setiap saya bertemu orang-orang besar, saya selalu beusaha meminta nasihat kepada mereka, saya tarik satu benang merah dari nasihat-nasihat mereka, “Di balik orang-orang besar, senantiasa ada amal ibadah yang memesona”. Kawan, Yang kita lakukan mungkin kecil dan sederhana, tapi dengan keikhlasan hati, kerja keras, dan gotong royong, Allah berwenang sepenuhnya membesarkan kebaikan kita.

Gamail 1Lalu bagaimana tentang kerja keras?

Masa depanmu ditentukan oleh bagaimana kamu menghabiskan waktumu setiap hari. Ingatlah, bahwa tanda baiknya seseorang, dia meninggalkan apa yang tak berguna baginya. Oleh karena itu, tumbuhkan rasa bersalah jika kita menggunakan waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat. Teruslah bergerak…teruslah bergerak…teruslah bergerak…dan kita akan menjadi pusaran yang menarik kebaikan-kebaikan datang kepada kita. Saya sering menemukan orang hebat yang gagal, saya temukan banyak di antara mereka kikir untuk bekerja keras. Oleh karenanya nikmatilah kerja keras, karena di sanalah orang hebat, orang tangguh, dan orang kuat dibesarkan. kita sudah bekerja dengan penuh keikhlasan dan kerja keras, lalu apa ada lagi yang lebih berarti?

Kalau mengoptimalkan masa muda bagaimana caranya?

Don’t let anyone look down on you because you are you. Tidak peduli usia kita, siapapun yang punya ide dan gagasan, mereka punya tempat untuk berkarya di negeri ini. Pemuda itu ibarat matahari pukul 12.00, saat bersinar paling terang, paling panas, dan membara. Jangan biarkan masa muda ini berlalu begitu saja, tanpa karya yang memesona yang memberikan kebermanfaatan untuk banyak orang. Cita-cita kita harus melampaui uang kita, melampaui usia kita, dan melampaui waktu kita. Untuk menempuh 400 meter, siput butuh waktu 37 jam, tapi mobil F1 hanya 9 detik, mungkin kita punya cita-cita, tapi pertanyaannya, seberapa cepat kita mencapainya. Bukan waktunya bicara apa yang mau kita capai, waktunya kita bicara seberapa cepat kita mencapainya.

dr. Gamal Albinsaid di Opening Ceremony 19th World Festival of Youth and Students (15)Agar bisa konsisten berkarya dan bersabar, Anda melakukan apa?

Kehidupan bukanlah tuk lampaui orang lain, tetapi tuk lampaui diri sendiri, tuk lampaui hari kemarin dengan hari ini. Sedikit saja merasa puas dengan apa yang kita dapatkan adalah suatu kelengahan, karena kita harus lebih baik setiap matahari terbit kembali.  Mengingat dan membanggakan keberhasilan di masa lalu hanya melemahkan masa depan. We should start from definition of success and keep on pursuing our definition. Keep our feet on the ground, eyes on the people surrounds us, and the vision on the sky. Tidak ada kebaikan yang sempurna tanpa kesabaran, karena kesabaran adalah nafas yang menentukan lama tidaknya sebuah kebaikan bertahan.

Nah yang be extreme itu sepertinya khas anak muda.

If you always do what you have always done you will always get what you have always got. Kalau kamu melakukan apa yang biasa kamu lakukan, kamu akan mendapatkan apa yang biasa kamu dapatkan. Lakukan yang berbeda, maka hasilnya pun berbeda. Keluarlah dari zona nyaman menuju zona menantang. Jangan bangga hanya dengan berprestasi di Indonesia. Bersainglah di tingkat dunia untuk harumkan nama Indonesia. Be extrem, go to the edge, become remarkable. Jadilah ekstrim, pergi ke tepi, dan menjadi luar biasa. Berbeda saja tidak cukup, karena keberhasilan lebih dari sekedar berbeda. Perbedaan yang kita bangun butuh kematangan dan harus memberi kebaikan dan kebermanfaatan.

Kabarnya setelah selesai berbicara di atas panggung 19th World Festival of Youth and Students, Anda diundang oleh orang nomor 1 di Rusia untuk berdiskusi terkait inovasi yang dikembangkannya dan konsep pelayananan kesehatan. Apa pembicaraan Anda dengan Vladimir Putin?

Saya bilang demikian: I am a medical doctor. I finished my bachelor degree last year. But during my studies I started a foundation that focuses on access to doctors for poor people. First, when we started the company we developed micro-insurance. So we use garbage to help people get access to health services. People pay our company with garbage to get health insurance. They can get an operation, get hospitalised, get medication and pay with garbage. With this concept, we can solve two problems at the same time. Without this concept, poor people usually think garbage is useless and health is expensive. Now they can come to our clinic free and pay with garbage every month. So this concept enables financing and helps poor people to get health access. And another innovation is our online platform to help people get medical services. If poor people need money for an operation they can upload their request on the website and people will do it. It is very simple to bring together volunteering and social media. And the next innovation we have is called Homedika. So I have a dream. I am from Malang city. Maybe people from Bali or Jakarta, Indonesia are sick, I can send a medical doctor to their home directly. So with a phone platform, mobile apps or website, if your neighbour is sick, you just open or download the application, enter the province, the medical doctor and then you order and the medical doctor will come to your home. Poor people get it free but rich people pay for it. So with all this innovation we believe that one nation can help exercise the fundamental human right. So we want to give health access to everyone in the world. Thank you for your time.

dr. Gamal Albinsaid di Opening Ceremony 19th World Festival of Youth and Students (8)Lalu Vladimir Putin menjawab: You are addressing one of the most important and noblest issues, with obvious results. This is a special mission, rather than just a profession. This is why I always respect doctors very much. Apart from the humanitarian aspect, healthcare has acquired an economic aspect in the modern world. People with health problems find it much harder to master the knowledge needed to develop a modern economy, and they find it much harder to work efficiently. Again, healthcare has therefore become a humanitarian component and a purely economic factor. The state must invest its resources in these two important areas, healthcare and, of course, education. What is more important: healthcare or education? It is not easy to answer this question. Human lives are priceless, and healthcare is therefore somewhat more important than other activities, in some respects. Regarding free medical assistance, the one and only mission of healthcare is to help people. But we need to be careful when it comes to organising the medical industry’s operation. People need to be aware that they are responsible for their own health. We need to consider exactly where the government needs to provide free medical assistance, in which segments, amounts or areas, and where it can act as a co-sponsor. I will not try to define that now, but is is something that concerns the foundations of peoples’ health. Our country has always been highly tolerant of other cultures, languages and faiths. This is important. As you may know, debates on the healthcare system are underway in some countries, for example, the United States, on whether the government is obligated to provide full medical insurance or not, and who is eligible for insurance. I believe the system should be organised so that everyone has access to healthcare and healthcare services. In my opinion, this is an area where you can certainly pool your efforts with those of your Indian colleague, that is, legal experts can work with those who are directly concerned with people’s health. Overall, your idea and what you are doing deserve respect and support. Thank you for this.

dr. Gamal Albinsaid di Opening Ceremony 19th World Festival of Youth and Students (10)Gamal, ini yang terakhir. Padmadz ingin mengingatkan pembaca lebih detil apa inovasi-inovasi yang Anda kembangkan?

Prinsipnya ada tiga inovasi yang saya lakukan.

  1. Garbage Clinical Insurance

Asuransi kesehatan mikro yang menggunakan sampah sebagai sumber pembiayaan. Melalui program ini, masyarakat cukup menyerahkan sampah senilai Rp 10.000 setiap bulan dan mereka akan mendapatkan asuransi kesehatan mulai layanan kesehatan primer, sampai operasi dan rawat inap.

  1. id (http://siapapeduli.id)

      Crowdfunding pembiayaan kesehatan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu mendapatkan dana kesehatan dengan pendekatan digital, media sosial, dan gerakan kerelawanan. Melalui program ini masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan dana kesehatan cukup mendaftar di website atau telpon call center, maka masyarakat akan berdonasi. Program ini di-launching bulan Februari dan telah membantu lebih dari 200 pasien dan memberikan bantuan baiya kesehatan hampir 1 milyar rupiah.

  1. Homedika (http://homedika.com)

      Homedika adalah platform digital yang menghubungkan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan dengan masyarakat untuk memberikan layanan kesehatan. Melalui program ini kami punya cita-cita untuk mampu menghadirkan tenaga kesehatan langsung di rumah orang-orang yang kurang mampu. Program ini sangat mudah, jika anda membutuhkan tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan, dll) dan fasilitas kesehatan (klink dan ambulance) cukup mendownload aplikasi, memilih provinsi, kota, tenaga medis, layanan kesehatan, lalu bisa memesan tenaga kesehatan atau fasilitas kesehatan yang diinginkan. Program ini dilaunching bulan Desember 2016 dan sudah 850 mitra medis bergabung di lebih dari 100 kota. Program ini juga telah mengembangkan sistem informasi donor darah pada http://donor.homedika.com. Dengan platform ini, jika masyarakat membutuhkan donor darah, bisa langsung mengunakan website dan akan dikiriman informasi ke semua warga di kota itu yang memiliki golongan darah yang sama. (naskah dan foto: Indonesia Medika/editor: HPY)