Enjoy Menikmati Pelabuhan Tersibuk ke-3 di Jambi

Backpacker-an 7 Hari 7 Pelabuhan; Pelabuhan Tanjung Harapan (3)

Selama di Kota Selat Panjang, perjalananku menyusuri tujuh pelabuhan selama tujuh hari makin mengasyikkan. Selat Panjang di mana ada Pelabuhan Tanjung Harapan bagiku terbilang unik. Sebagai contoh saja, kulihat warga keturunan Tionghoa dan pribumi sangatlah rukun.

pelabuhan-tanjung-harapan-klenteng-selat-panjangIni bisa dilihat dari kelenteng dan masjid berdekatan tanpa terganggu. Banyak bangunan tua klasik khas Tionghoa yang masih berdiri dan terawat, dan telah ditetapkan menjadi cagar budaya Selat Panjang. Sebagai pusat pemerintahan kabupaten Kepulauan Meranti, Selat Panjang dahulu merupakan salah satu bandar (kota) yang paling sibuk dan terkenal perniagaan di dalam kesultanan Siak.

pelabuhan-tanjung-harapan-rumah-kuno-selat-panjangBandar ini sejak dahulu telah terbentuk masyarakat heterogen, terutama suku Melayu dan Tionghoa, karena peran antar merekalah terbentuk erat dalam keharmonisan kegiatan kultural maupun perdagangan. Semua ini tidak terlepas ketoleransian antar persaudaraan.

Faktor inilah yang kemudian menyuburkan perdagangan dan lalu lintas barang barang maupun manusia dari China ke nusantara dan sebaliknya. Di kota ini, beberapa rumah tradisional khas Selat Panjang aku temui. Bentuknya unik karena sedikit naik dari tanah.

Pagi itu sekitar pukul 07.00 aku menuju Pelabuhan Tanjung Harapan. Dari pelabuhan ke tiga dari tujuh pelabuhan yang akan aku singgahi itu, aku meneruskan perjalanan berikutnya. Dari sini ada dua pilihan sarana yaitu Dumai Line dan Batam Jet. Tiketnya dipatok Rp 100 ribu. Seperti kapal jet cepat lainnya di pelabuhan yang aku singgahi sebelumnya, di dalam kapal sangatlah  nyaman, ruangannya ber-AC.

Dari pelabuhan ini, aku menempuh perjalanan selama dua jam menuju Pelabuhan Sri Begawan, di Bengkalis. Sejak Kepulauan Meranti dimekarkan menjadi kabupaten, arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang semakin meningkat. Jika sebelumnya menjadi pelabuhan tersibuk ke-15 di Indonesia, kini meningkat menjadi peringkat ke-9 tersibuk di Indonesia. Saat di sana, aku sengaja menyaksikan beberapa lama kesibukannya. Enjoy juga sambil menunggu waktu.

Kabarnya jumlah penumpang yang berangkat dan tiba melalui Pelabuhan Tanjung harapan terus meningkat. Namun di Riau, Pelabuhan Tanjung Harapan masih di bawah Pelabuhan Dumai dan Sungai Pakning, Bengkalis. Dari data Kementerian Perhubungan, Pelabuhan Tanjung Harapan menjadi pelabuhan tersibuk di peringkat 9. Sedangkan di Riau, ada di peringkat 3.

Rata-rata penumpang yang turun dan naik dari pelabuhan Tanjung Harapan setiap harinya lebih dari 1.000 orang. Bahkan pada momentum hari besar agama, seperti Idul Fitri, Imlek dan Natal bisa mencapai 4.000-an lebih. Memang daerah ini akses laut menjadi satu-satunya pintu keluar masuk, makanya jumlah penumpang terus bertambah. Peningkatan itu terjadi seiring dengan majunya Kepulauan Meranti. (naskah dan foto: Ferry Fansuri/editor: Heti Palestina Yunani/bersambung)