Empat Kambing untuk 72 Komodo

lomba foto (5)Ada waktu makan bagi 72 komodo koleksi Perusahaan Daerah Taman Satwa kebun Binantang Surabaya (PDTS KBS). Jika komodo besar makan di tanggal 5 dan 20, komodo kecil makan lebih sering setiap Rabu dan Sabtu. Aksi makan para komodo ini, pada Minggu (5/3/2017) menjadi aksi menarik bagi 303 peserta “Lomba Foto Satwa On The Spot” tingkat nasional.

lomba foto (15)Dalam kegiatan yang diadakan PDTS KBS bekerja sama dengan Prajurit Pencinta Photography (PPP) itu, peserta rata-rata baru mengetahui bagaimana komodo menyantap daging segar yang disediakan KBS. Lewat keeper-nya, Ade Kurnia Wijayadi, 72 komodo itu diberi makan empat ekor kambing dan 56 kg kepala ayam.

Menurut pria 26 tahun itu, feeding time atau pemberian makan untuk komodo rutin dilakukannya untuk enam komodo yang ditempatkan di enam kandang. Komodo besar biasanya dilakukan pada tanggal 5 dan 20 atau sebulan dua kali. Komodo besar yang berada di kandang IB misalnya, rata-rata berukuran besar yang mencapai bobot 100 kilogram lebih dan berusia puluhan tahun di antaranya ada yang berusia 40 tahun.

lomba foto (3)Sementara untuk komodo kecil, pemberian makan lebih sering atau dua minggu sekali di hari Rabu dan Sabtu. “Karena untuk acara lomba, sekalian feeding time untuk komodo kecil digeser ke hari Minggu, sehingga kali ini komodo kecil dan besar sedang makan besar?” kata Ade yang telah menjadi keeper komodo selama 2 tahun.

Dijelaskan Ade, jadwal makan yang berbeda antara komodo kecil dan besar memang tergantung kebutuhan reptil tersebut. Semakin dewasa, komodo diberikan porsi makan yang lebih jarang. Di kandang IB, Ade tampak berani menghadapi komodo-komodo itu sendirian sambil melempar makanan. Ia tak lagi grogi seperti penegalamannya masuk kandang komodo di awal-aaal.

lomba foto (11)Hari itu, Ade tak hanya memberi makan. Ia juga harus merespon agresivitas komodo dengan cara memancingnya berjalan ke luar untuk menyerbu. “Insting liarnya juga harus dijaga. Di dalam daging kambing yang digantung, puluhan kepala ayam itu kami masukkan agar disantap bersamaan,” tegasnya.

Humas PDTS KBS, Laily Widya Arishandi mengatakan ada dua objek yang diambil fotografer peserta lomba, yaitu feeding time komodo dan feeding time harimau. Feeding time komodo dipilih menjadi objek fotografi karena pengembangbiakan komodo di KBS cukup berhasil. Jika semula terdapat empat ekor komodo yang didatangkan dari Pulau Komodo, sekarang komodo KBS berjumlah 72 ekor.

lomba foto (13)Aksi feeding time harimau untuk objek foto on the spot tak kalah manariknya. Harimau juga dipilih karena aksinya sebagai hewan buas dinilai menarik untuk diabadikan. Ada dua harimau yang kebagian makan di lomba itu yaitu Tunggul sama Doni. Keduanya termasuk koleksi harimau Sumatera yang berjumlah sembilan ekor, dan empat harimau benggala yang dimiliki KBS.

Tunggul dan Doni diberi pakan 1 kg daging sapi, 2,5 kg daging ayam dan 2,5 kg kepala ayam. Selain untuk kepentingan lomba, feeding time di KBS sekaligus menjadi daya tarik wisata di KBS. Pengunjung bisa melihat bagaimana satwa komodo dan harimau ketika diberi pakan seperti di alam liar.lomba foto (8)

“Aksi ini berimbas pula pada pengunjung dalam menggalakkan kampanyekan cinta satwa oleh KBS,” terang Laily. Sementara itu, jumlah pengunjung pada hari digelarnya lomba mencapai 11.012 pengunjung. Hal ini mengalami kenaikan signifikan dari hari biasa yang berjumlah 2.000 hingga 2.500 pengunjung. (naskah dan foto: Humas KBS/editor: Heti Palestina Yunani)