Dua Pianis Belia Surabaya Siap Pukau Habibie 

Di hadapan mantan Presiden RI BJ Habibie, dua pianis muda siap menunjukkan kemampuannya, Kamis (16 Agustus 2016). Kebetulan keduanya lahir dan tinggal di Surabaya, yaitu Gabriella Prisca Handoko (14) dan Ayunia Indri Saputro (17).

Penampilan keduanya di kediaman Habibie itu sangatlah khusus. Baik Gabriella dan Ayunia adalah juara kembar dalam memenangkan Juara I katagori Junior kompetisi piano internasional Ananda Sukarlan Award (ASA) bulan Juli lalu.

Gabriella malah memenangkan Juara III Katagori Senior yang lebih sulit. Selain Habibie tampak Ilham A Habibie putra BJ Habibie. Sebelumnya Ilham juga tampak hadir pada malam pengumuman dan konser pemenang ASA 31 Juli lalu. “Saat itulah beliau langsung mengundang dua pemenang muda tersebut,” kata Laura Handoko, ibunda Gabriella.

Seperti saat ASA, penampilan Gabriella dan Ayunia akan total. Keduanya memainkan dua karya piano sangat sulit karya Ananda Sukarlan, Rapsodia Nusantara no 6 dan 14 di kompetisi paling prestisius di Indonesia itu.

ananda (3)
Gabriella dan Ayunia (kanan mengapit Ananda S) saat juara di ASA 2016

Nomor-nomor Rapsodia tersebut selalu berdasarkan tema lagu rakyat Nusantara no 6 dari ‘Bungong Jeumpa’ (Aceh) untuk memperingati para korban tsunami tahun 2006, dan no. 14 dari ‘Rambadia’ (Batak). “Ya karena mereka apik, juri ‘terpaksa’ memberi mereka sama-sama sebagai juara pertama,” kata Ananda Sukarlan.

Di hadapan undangan penting lainnya, permainan Gabriella dan Ayunia itu berlangsung setelah komposisi ‘An Ode to the Nation’ berdurasi sekitar 25 menit disuguhkan. Karya ini dimainkan khusus untuk Habibie oleh paduan suara anak dan orkes kamar.

Tenor dipercayakan pada Widhawan Aryo Pradhita, pemenang kompetisi vokal Tembang Puitik Ananda Sukarlan. Widhawan telah sukses memerankan sang polisi di ‘Opera Clara’ yang membawanya meraih penghargaan Best Performing Arts 2014 dari Majalah TEMPO. Sedangkan paduan suara anak-anak Unity Children Choir bergabung, beserta orkes pimpinan Ananda Sukarlan sendiri.

Seperti permainan Gabriella dan Ayunia, komposisi yang dimainkan itu seluruhnya khusus untuk alm Ibu Ainun Habibie. Sudah beberapa kali memesan komponis Ananda Sukarlan untuk membuat karya-karya musik untuk mengabadikan cinta Habibie terhadap almarhum istrinya.

“Tahun ini beliau meminta sesuatu yang lebih spesial, serta bukan hanya untuk istrinya, tapi juga untuk ibu yang lain, yaitu Ibu Pertiwi.  Untuk itu, saya menggubah pidato dan doa-doa Pak Habibie ke dalam musik, baik tentang cintanya ke Ibu Ainun, maupun tentang visinya terhadap tanah air,” kata Ananda.

‘An Ode to the Nation’ tergolong istimewa. Sebab selain diperdanakan untuk para undangan di kediaman Habibie, komposisi itu dilantunkan tepat pada saat ulang tahun Ainun 11 Agustus malam. Selanjutnya pada 12 Agustus 2016 malam baru untuk umum di Goethe Haus (Pusat Kebudayaan Jerman) pukul 8 malam. Karya yang direkam dalam bentuk CD ini akan diterbitkan akhir tahun ini.

Karya-karya Ananda Sukarlan yang diminta oleh Habibie melalui Yayasan Habibie-Ainun sebelum ini semua telah direkam dalam bentuk CD dan telah, antara lain, mendapat 4 bintang serta pujian dari harian The Australian. (naskah dan foto: rea/Heti Palestina Yunani)