Dua Jam Menikmati Gugusan Pulau Berbatu Karst

Mu Ko Angthong, Saingan Raja Ampat di Thailand Selatan (1)

angthong1Raja Ampat, siapa yang tak ingin ke sana? Destinasi itu merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat populer di Indonesia. Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkeinginan mengunjungi tempat ini. Di Thailand Selatan ternyata terdapat objek wisata yang sangat mirip dengan Raja Ampat.

Objek wisata tersebut adalah Angthong National Marine Park atau yang biasa disebut Mu Ko Angthong oleh masyarakat lokal. Angthong National Marine Park terletak di Provinsi Surat Thani. Para traveller bisa mengunjungi tempat ini dari Koh Samui, Koh Tao maupun Koh Phangan.

angthong5 Banyak travel agent yang menyediakan one day trip ke Angthong. Harga yang ditawarkan mulai dari 1000-2500 Baht. Tentunya para traveller masih bisa menawar untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan kantong. Seperti saya dan teman-teman saya yang berhasil menawar hingga mendapat harga 800 Baht/orang, namun tanpa kayaking.

Perjalanan saya ke Angthong dimulai dari Koh Samui. Saya dan teman-teman memilih Koh Samui karena pulau tersebut lokasinya lebih dekat dengan Surat Thani. Pukul enam pagi, mobil travel telah menunggu kami di depan hotel. Mobil tersebut akan mengantar jemput para peserta yang mengikuti trip ini dari hotel ke Nathon Pier.

Para peserta tidak perlu khawatir untuk membawa bekal makanan karna pihak travel telah menyediakan makanan untuk sarapan, cemilan dan juga makan siang. Kami tiba di Nathon Pier pada pukul tujuh. Di sini kami bertemu dengan semua peserta yang akan mengikuti trip ke Angthong National Marine Park. Kebanyakan dari mereka adalah turis dari Amerika dan Eropa. Hanya kami peserta dari Indonesia.

angthong12Perjalanan dari Nathon Pier ke Angthong National Marine Park memakan waktu hampir dua jam. Sepanjang perjalanan, para wisatawan disuguhi pemandangan pulau-pulau dengan batuan karst seperti layaknya di Raja Ampat. Kami menghabiskan waktu dengan berfoto-foto dan menyantap makanan yang telah disediakan oleh pihak travel.

angthong2Kapal yang kami tumpangi memiliki dua dek. Di bagian dek bawah berupa tempat duduk kursi dan juga tempat makan untuk para wisatawan. Sedangkan di dek bagian atas disediakan tempat berjemur untuk wisatawan yang ingin menghitamkan kulitnya. Tentunya dek paling atas ini menjadi tempat favorit untuk wisatawan-wisatawan dari Eropa dan Amerika. Mereka ingin sekali memiliki kulit cokelat layaknya orang Asia.

Saya sempat berkunjung ke dek bagian atas. Saya berkenalan dan berbincang dengan beberapa wisatawan yang ada di sana. Kebanyakan dari mereka mengetahui Angthong National Marine Park dari media sosial. Kekuatan media sosial saat ini seakan menjadi promosi gratis bagi sebuah tempat wisata. Karena masyarakat di dunia umumnya memiliki media sosial, baik Twitter maupun Instagram. (naskah dan foto: Ari Budi Prasetyo/editor: Heti Palestina Yunani/bersambung)