Dua Direktur KBS Harus Kerja Ekstra

Kebutuhan Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) akan pimpinan atau jajaran direksi berkualitas memang harga mati. Sebab menurut Sekretaris Badan Pengawas (Bawas) PDTS KBS Sila Tumiyanto, pengelola KBS haruslah yang memiliki visi ke depan yang modern.

Maka posisi direksi yang sedang dipilih Bawas, haruslah dipegang oleh mereka dengan kualifikasi terbaik. Dalam melakukan rekruitmen dua direksi yaitu Direktur Operasional dan Umum (Dirop) dan Direktur Keuangan dan SDM (Dirkeu), Bawas menentukan standar tinggi pada jajaran pimpinan di tubuh PDTS KBS.

Dua posisi mereka ini harus dipegang oleh orang yang mumpuni/expert di bidangnya masing-masing. Mereka juga yang sepenuhnya harus bisa men-support Pemkot Surabaya untuk membangun atmosfir kinerja secara sinergi dan harmoni. “Harus diingat jika KBS butuh orang yang berpikir dahsyat untuk kemajuannya,” tegasnya.

Bersama Lembaga Konsultan Psikologi dan HRD independen Bawas yang terdiri dari Heri Purwanto (ketua), Sila Tumiyanto (sekretaris) dan Budi Prasetyo (anggota), akan melakukan seleksi lebih cermat lagi utamanya saat fit&proper test nanti.

Diharapkan dengan kandidat yang qualified, maka harapan Bawas agar KBS terlahir ‘baru’ sebagai ikon Jawa Timur dari Surabaya yang layak dibanggakan, bisa diwujudkan. Dari proses rekrutmen itu nantinya, dari masing-masing posisi direktur Bawas akan menjaring dua nama kandidat untuk diajukan kepada Wali Kota Surabaya dan ditetapkan sebagai pejabat definitif.

Ditegaskan Sila Tumiyanto (Sekretaris Bawas), standar tinggi untuk dua direktur baru tersebut terkait dengan harapan masyarakat yang ingin bisa melihat KBS makin tumbuh sehat sebagai BUMD. Ini senada dengan harapan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini bahwa KBS di masa depan harus menjadi kebun binatang yang modern (modern zoo) sehingga KBS yang memiliki imej yang lebih baik.

Untuk itu Pemerintah Kota Surabaya sebagai pemegang izin lembaga konservasi KBS mengambil langkah strategis yang dianggap penting untuk mewujudkan KBS berkonsep modern zoo. Dan untuk mendukung harapan Wali Kota Tri Rismaharini pada KBS itu, Bawas menilai dua direktur yang baru nanti sangatlah menentukan kinerja KBS sebagai perusahaan daerah.

Sebagai perusahaan daerah, apa yang diharapkan oleh masyarakat pada kebaruan KBS bisa terjawab dengan sendirinya dari hasil rekrutmen terbaik di jajaran direksi KBS. Jika nanti dua posisi ini sudah terpenuhi maka dorongan Bawas pada manajemen untuk mempercepat perbaikan-perbaikan yang diharapkan akan bisa segera bisa dipacu.

“Jadi jika dulu masyarakat merasa KBS kurang baik dalam bekerja, maka inilah kesempatan bagi masyakat untuk menawarkan kualifikasi dirinya lewat dua profil direktur terpilih. Kalau terpilih dua direktur ini harus kerja ekstra. Mereka harus yang membawa perubahan KBS ke arah modern zoo,” tegas Sila. (naskah dan foto: Wina Bojonegoro/hpy)