Diskusi Tiga Tokoh Buka “Bhinneka Satu”

bhinneka (2)Sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia dan ulang tahun ke-104 PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), House of Sampoerna bekerja sama dengan Kantor Berita Antara menyelenggarakan pameran foto yang berjudul “Bhinneka Satu”.

bhinneka (8)Pameran yang digelar mulai 28 Agustus 2017 hingga 1 Oktober 2017 ini menampilkan 72 karya foto yang menceritakan berbagai peristiwa kehidupan sosial dan budaya, serta pluralisme masyarakat Indonesia sejak dahulu hingga kini. Rangkaian acara ‘Bhinneka Satu’ diawali dengan kegiatan  Museum Talk bersama KH Said Aqil Siraj, Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama pada Sabtu, 26 Agustus 2017 yang bertema ‘Demokrasi yang Pancasilais’. Diskusi ini bertujuan memberikan penegasan atas Pancasila sebagai napas utama Demokrasi di Indonesia.

bhinneka (1)“Sampoerna berbangga bahwa Indonesia di usianya ke – 72 tahun semakin tumbuh sebagai negara yang disegani dunia, dengan tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Pancasila yang telah menjadi falsafah hidup berbangsa dan bernegara. Kami siap untuk bekerja bersama dalam membangun negri yang kita cintai,” ujar Mindaugas Trumpaitis, Presiden Direktur Sampoerna.

Pada pembukaan pameran pada Minggu 27 Agustus 2017, Sampoerna juga menyajikan diskusi dengan judul ‘Pancasila BUKAN PancaSILAM’ oleh Yudi Latif, Kepala UKP Pemantapan Ideologi Pancasila bersama Hilmar Farid, Direktur Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dimoderasi oleh Meidyatama Suryodiningrat, Direktur Utama Kantor Berita Antara.bhinneka (4)

bhinneka (7)Diskusi tersebut membahas dasar negara Indonesia, Pancasila, yang telah teruji mengikuti perubahan zaman yang dinamis serta terus berkontribusi dalam membangun Indonesia bersamaan dengan keberagaman manusianya. “Senapas dengan ideologi Pancasila, kesuksesan Sampoerna juga didorong oleh keberagaman dan inklusivitas pada organisasi. Kami merayakan keberagaman dan selalu mendorong setiap karyawan untuk melampaui segala batasan penghambat agar memberikan kinerja terbaik yang pada akhirnya berdampak masyarakat luas”, tutup Mindaugas. (naskah/pad/foto: editor: hpy)