‘Digoda’ Lontong Tahu Kudus Pak Kasto

Kabupaten Kudus selama ini dikenal sebagai Kota Jenang oleh para pelancong. Jenang Kudus merupakan oleh-oleh khas Kudus yang terbuat dari ketan dan gula. Sekilas mirip dengan dodol Garut namun memiliki tekstur yang lebih lembek serta rasa yang bervariasi seperti mocca, durian, coklat susu, dll. Namun, Kudus tentu tak hanya jenang. Bila sedang melewati atau mengunjungi Kudus, cobalah untuk mampir ke warung-warung pinggir jalan yang menyajikan lontong tahu, makanan khas Kudus.

oke-lontong tahu kudus 1Seperti jenang, lontong tahu cukup mudah ditemui sebab makanan ini tergolong makanan rakyat. Umumnya lontong tahu lebih mudah dicari dan lebih enak dinikmati di malam hari. Salah satu warung lontong tahu yang terkenal di Kudus adalah lontong tahu Pak Kasto. Warungnya terletak di Jl Niti Semito, Kudus. Warung ini sudah berdiri puluhan tahun dan kini sudah dikelola oleh generasi ke dua.

Tapi jangan ragu, resep asli Pak Kasto tetap terjaga. Cita rasa yang terjaga inilah yang menjadikan warung ini selalu ramai hingga malam. Hal yang membedakan lontong tahu olahan Pak Kasto dengan warung yang lain adalah cara memasaknya yang masih manual. Apabila di warung lontong tahu yang lain sudah menggunakan kompor gas, maka di tempat ini kompor yang digunakan masih memakai tungku yang beramunisikan kayu bakar. Itulah sebabnya jika rasa yang tercipta lebih sedap dan lezat.

Lontong tahu Kudus agak berbeda dengan lontong tahu di kota-kota lain. Makanan ini utamanya terdiri dari potongan lontong. Jika tak suka, lontong bisa diganti nasi. Irisan lontong atau nasi ini dipadukan dengan tahu yang dikocok bersama telur dan digoreng. Masih ada bubuhan sayuran segar seperti kubis dan seledri. Terakhir, disiram saus kacang tanah halus yang diuleg bersama dengan bawang putih dan gula merah cair. Biar semakin sedap, makanan ini ditaburi dengan bawang goreng yang renyah nan gurih. Dijamin ‘menggoda’.

Untuk tingkat kepedasan, bisa disesuaikan dengan jumlah cabai karena penjual hampir selalu menanyakan jumlah cabai yang diinginkan setiap pembeli. Kalau bingung dengan jumlah cabai bisa pesan dengan level pedes alias yang terpedas, atau bilang saja cekapan (cukup pedas). Harga yang harus dibayarkan untuk seporsi lontong tahu ini ternyata sangat terjangkau. Rata-rata sepiring lontong tahu dijual tak sampai Rp 10 ribu. Namun kelezatannya yang didapatkan dari resep tradisional itu membuat engunjung akan dibuat terus mengingat kuliner khas Kudus yang satu ini. (naskah dan foto: Nabila Luthvita Rahma/hpy)