Cuwi Mie Berlevel Pedas Hingga ke-12

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sebenarnya cuwi mie bukan asli kuliner Jember, tapi cuwi mie seperti halnya bakso, sudah jadi makanan idola yang mudah ditemui di semua tempat. Makanan ini kini mulai popular di Jember seperti mie apong. Jika Anda arah ke Bali melewati Banyuwangi lalu mampir ke Jember, ada kuliner cuwi mie yang menggoyang lidah, “Cuwi Mie Ayam Mbah” Neo namanya.

Beda dengan cuwi mie lainnya “Cuwi Mie Ayam Mbah Neo” ini ada level pedasnya. “Levelnya dari 1 sampai 12 sesuai keinginan konsumen,” ujar Ony Andriono sang owner yang lebih dikenal Mbah Neo. Kenapa diberi nama Mbah Neo? ”Itu terinspirasi kata teman saat awal bukan depot ini. Waktu pakai nama apa yah terus nyeletuk Mbah Neo saja lah,” katanya.

Namun Neo diakuinya diambil dari nama tokoh The Matrix yang jadi idola semasa mudanya dulu. Awalnya penyajian “Cuwi Mie Ayam Mbah Neo” ini masih mengikuti rasa cuwi mie yang ada. Dikarenakan ingin mempunyai ciri khas sendiri dari sekian cuwi mie yang ada di Jember, Ony menambahkan cabe pedas untuk menambah cita rasa yang berbeda.

cuwimi 2Cuwi mie sebenarnya tidak ada bedanya seperti mie ayam yang kita jumpai sehari-hari. Mienya bulat dalam mangkuk porsi kecil dengan campuran minyak bawang putih. Di atasnya diberi topping suwiran ayam. Ada tambahan selada, bawang goreng, mentimun dan cabe ijo. Memang terlihat sederhana daripada mie ayam pada umumnya.cuwimi 1

Namun “Cuwi Mie Ayam Mbah Neo” bisa ditambahkan pangsit dan pentol bakso sebagai pelengkap. Seperti bakso, kuliner yang satu ini terpengaruh budaya Tionghoa tapi diadopsi masyarakat lokal dengan olahan penyedap setempat. Tapi kata-kata cuwi mie sebenarnya lebih dikenal masyarakat di daerah Malang dan Jember daripada mie ayam.

Harga “Cuwi Mie Ayam Mbah Neo” relatif murah alias tidak menguras kantong. Semangkok hanya dipatok Rp 7 ribu sampai Rp 12 ribu. Ony membuka depotnya di sebelah rumah yang dahulu adalah gudang lalu disulap menjadi tempat mangkal cuwi mie buatannya.

Tepatnya depot Ony ini terletak di Jl. Kertanegara VII No. 149 sejalur ke arah kuliner gudeg. Anda bisa menemuinya dari arah kanan. Depot dibuka dari pukul 10 pagi sampai 4 sore setiap harinya. “Cobalah kuliner Jember ini dijamin Anda kembali lagi,” kata Ony berpromosi. (naskah dan foto: Ferry Fansuri/editor: Heti Palestina Yunani)