Comot Bongko Kopyor sebelum Ramadan Habis

Ada yang mudik ke Gresik atau Bali? Segera lah sampai di Kota Pudak atau Pulau Dewata sebelum Ramadan habis ya. Atau ada yang mau meninggalkan Gresik atau Bali untuk mudik ke kota lain? Sebelum berangkat pulang, cobalah menikmati dua jajanan khas yang hanya bisa ditemui saat Ramadan. Selain memanjakan lidah, rindu pun terbayar.

Bongko kopyor  dari Gresik

bongkoKuliner satu ini hanya dapat ditemui saat bulan Ramadan. Warga Gresik sangat suka memasak dan memakan jenis penganan satu ini. Tapi biasanya bongko kopyor dibuat oleh warga Mengare, Manyar, dan Sidayu. Kalau tak mau ribet membuatnya alias mau siap jadi dan siap makan untuk takjilan, tenang. Sebab saat Ramadan begini, jajanan khas ini mudah ditemui karena dijual pedagang kaki lima di pasar takjil di Kota Gresik seperti di sekitar Gresik Kota Baru. Harganya murah pula, sekitar Rp 3 ribu. Bongko kopyor berisi potongan roti tawar berkualitas, pisang raja, serutan daging kelapa muda, dan mutiara. Yang bikin aroma khas keluar ya karena jajan ini dibungkus daun pisang, lalu dikukus. Cita rasanya yang gurih, manis, legit, dan segar pasti menggugah rindu pada kampung halaman. Tak hanya yang asli Gresik, dijamin mereka yang dari luar kota pun akan ketagihan makanan ini. Sekali comot, tambah lagi.

Apem dan dodol Bali

apemTak hanya di pulau Jawa, Bali pun memiliki apem dan dodol yang khas dengan kemasan yang unik. Kedua jajanan yang lebih banyak ditemui Ramadan ini sering ditemukan di pasar-pasar tradisional berbungkus contong kerucut dari daun nangka atau daun kayu jati. Apem yang juga sering dijadikan jajan untuk sesaji, lazim berwarna merah muda, putih, atau cokelat gula jawa yang memiliki tekstur empuk dan rasa legit sedikit asam dari tape singkong. Sedangkan dodol terbuat dari ketan, gula merah, serta parutan kelapa. Yang berbeda dari dodol Bali adalah rasanya yang lebih wangi dibanding dodol dari daerah lain. (naskah dan foto: Puput/hpy)