Bonus Cicip-cicip Keju Buatan Petani

Wisata Keju di Gouda (2)

Di Cheese Market, keju-keju yang telah terbeli itu kemudian diangkut ke De Waag atau gedung penimbangan di seberang City Hall. Setelah ditimbang barulah dilakukan pembayaran. Transaksi keju tersebut juga dikenakan pajak yang didasarkan pada berapa berat keju yang dibeli atau dijual. Para penjual biasanya mengenakan pakaian khas dengan scarf yang dililitkan di leher dan memakai klompen kayu khas Belanda sebagai alas kaki.gouda (3)

Tradisi Cheese Market menjadi salah satu atraksi turis baik domestik maupun internasional. Para turis  domestik biasanya juga memanfaatkan hari ini untuk membeli keju-keju langsung dari petani. Sedangkan pegunjung seperti saya pasti memanfaatkan event ini untuk mengambil foto-foto serta mencicipi berbagai macam tester keju yang disediakan di stand-stand penjual.

Di ujung incip-incip, akhirnya saya pun menyerah pada keinginan membeli 3 butir keju masing-masing ukuran 1 kilogram dengan berbagai rasa untuk saya bawa pulang ke Indonesia. Can’t help it! Tradisi ini diteruskan secara turun menurun dan sekrang biasanya dilakukan setiap Kamis dimulai jam 10 pagi sampai dengan jam 1 siang.

Hanya saja ada bulan-bulan tertentu di mana Cheese Market ini dilakukan seperti pada tahun ini, yang hanya diselenggarakan pada April sampai 31 Agustus. Jadi, jika kalian mempunyai kesempatan untuk pergi ke Belanda pada bulan-bulan tersebut, jangan lewatkan untuk mampir sebentar ke Gouda. Saksikan kegiatan yang sangat unik ini, tentu saja dengan bonus bisa menyicipi berbagai jenis keju khas dari kota ini.gouda (6)

Sepenggal siang setelah Cheese Market berakhir, saya duduk di coffee shop sambil menunggu kereta sore membawa saya kembali ke Amsterdam. Secangkir teh hangat dan sebungkus Siroopwafels, kue khas Gouda menemani saya di hari terakhir perjalanan sebelum kembali ke tanah air. Another great experience I had, and more to come. (naskah dan foto: Monique Aditya/editor: Heti Palestina Yunani)