Atmosfer Artistik di Monterosso Al Mare

Menikmati Lima Desa di Cinque Terre (4)

Desa di Cinque Terre yang berhasil merebut hati saya setelah mendaki lebih dari satu jam dari Vernazza adalah Monterosso Al Mare. Desa ini terletak paling utara di antara empat desa lainnya. Monterosso dibagi menjadi 2 area, yaitu kota tua dan kota baru. Kota tuanya didominasi oleh reruntuhan kastil, sedangkan kota yang lebih baru penuh dengan restoran, hotel, dan fasilitas untuk para wisatawan.

Setiba di sini, asinnya udara Laut Mediterania seoah langsung menyapa. Monterosso memiliki pantai berpasir. Walaupun musim gugur,  air laut tampaknya masih terasa hangat karena beberapa orang masih berenang riang di sana.

Dibandingkan ke empat desa lainnya, Monterosso Al Mare memiliki lebih banyak restoran dan coffee shop, toko kecil yang menjual souvenir unik, rempah-rempah bahkan lukisan dan foto hasil karya seniman lokal.

Di situlah, saya seakan tidak pernah bisa berhenti mengambil gambar dengan kamera. Wajar karena hampir di setiap sudut atau jalan kecil Monterosso seakan menawarkan detil dan objek fotografi menarik.

cinque 5 monterosso al mareAtmosfer artistik dipadu dengan gaya bangunan, gereja tua, restoran dan pantai yang cenderung lebih besar dibandingkan teluk kecil di Riomaggiore atau Vernazza membuat saya betah jalan-jalan berkeliling Monterosso Al Mare.

Hampir setiap jam saya berhenti di coffee shop untuk menikmati kopi dan keadaan di sekitar, membenamkan diri dan pikiran bersatu dengan inspirasi di Cinque Terre. Melihat desa terakhir yang saya kunjungi di Cinque Terre, saya senang dengan keputusan spontan mengunjungi tempat ini.

Saya habiskan waktu untuk menyusuri pinggir pantai sambil memperhatikan deretan restoran, coffee shop, dan toko kecil. Harum kopi yang diseduh dari sebuah coffe shop mengundang saya masuk. Letak kedai kopi ini bersebelahan dengan kapel mungil.

Dari Monterosso, Anda bisa menyusuri foot path yang telah disediakan menuju desa-desa berikutnya. Ini adalah salah satu kegiatan favorit turis, termasuk saya. Bahkan disediakan jasa tur dan pemandu untuk kegiatan ini.

Waktu yang diperlukan  untuk berjalan kaki dari satu desa ke desa yang lain rata-rata satu jam. Ada dua jalur yang ditawarkan, lewat jalan dekat laut atau atas bukit yang cederung mendaki dan menantang stamina. Anda juga bisa menggunakan kereta api yang menghubungkan antardesa ini, seperti yang saya lakukan.

Tiketnya sudah termasuk dalam terusan Cinque Terre Card. Perjalanan kereta dari Monterosso ke Vernazza tak lama, tak sampai 5 menit. Cara lain adalah menggunakan kapal feri. Pengalamannya tentu beda. Desa-desa di atas karang itu tampak makin menawan dilihat dari laut. Warna-warni bangunannya tampak kontras dengan birunya laut dan langit.

So, dengan budget €50 per hari, Italia sebenarnya tidak terlalu mahal dibandingkan negara lainnya di Eropa, siapa tahu mungkin musim panas tahun ini atau depan menjadi giliran Anda yang berpetualang dan jatuh cinta dengan Cinque Terre? (naskah dan foto: Gyscha Rendy/editor: Heti Palestina Yunani)