Ananda Sukarlan Award 2016 Tanpa Juara I

ananda (3)
Para juara di Katagori Junior

Kompetisi piano paling bergengsi di Indonesia, Ananda Sukarlan Award (ASA) yang digelar 27-31 Juli 2016, berakhir tanpa menentukan Juara I di Katagori Senior. Akibatnya, hadiah katagori tertinggi untuk Juara I tersebut yaitu beasiswa penuh ke Prancis untuk mengikuti summercourse serta menjadi duta musik Indonesia pun akhirnya tidak dihibahkan ke siapa-siapa.

Begitu juga Juara II pun tidak dipilih ASA. Sementara Juara III jatuh ke pianis muda 16 tahun dari Surabaya, Gabriella Prisca Handoko. Keputusan tak menentukan Juara I dan II Ini karena Ananda punya standar tinggi. Menurutnya, para peserta di ASA tidak hanya berkompetisi ‘melawan’ peserta lainnya. Tapi yang utama adalah juga harus ‘melawan’ kualitas diri sendiri dan tuntutan ASA.

ASA menuntut standar internasional. Pemenang pertama harus meraih nilai minimal 90, dan juara II minimal 85. “Kami tidak mau mengirim pianis yang belum cukup standar ke luar negeri mewakili Indonesia. Pianis itu akan memberi kesan dan bayangan kualitas artistik Indonesia ke orang di luar negeri. Bayangkan, jika yang jadi Juara I belum mencapai kualitasnya, apalagi yang lain?,” kata Ananda.

ananda (1)
Juara Katagori Elementary

Keputusan Ananda ini agaknya sesuai tema kompetisi ASA yang mengusung tema ‘Transparansi Penilaian’. Seusai penyelenggaraan ASA di Soehanna Hall, jumlah penonton telah melebihi kapasitas sesuai standar internasional. Dengan standar ketat, itulah mengapa kompetisi ASA menjadi tolok ukur kualitas dunia pianis muda Indonesia.

Para pemenangnya pun kini telah berkarir di luar negeri, seperti Edith Widayani. Saat pengumuman ASA Minggu (31 Juli) malam lalu, Edith berkonser dan membuai penonton dengan musikalitasnya. Tentang Juara III Gabriella Prisca Handoko, Ananda juga menilai ia sejatinya cukup hebat untuk usianya.

Terbukti, di katagori Junior (di bawah katagori utama), Gabriella merebut Juara I. Dalam kompetisi itu, Gabriella mempersiapkan repertoire berbeda. Ia menyiapkan dua nomor Rapsodia Nusantara karya Ananda yang terkenal sangat sulit, untuk masing-masing katagori. Selain itu, ia juga dituntut bermain karya-karya klasik antara lain dari Frederic Chopin dan Joseph Haydn.

ananda (5)
Gabriella Prisca Handoko

Juara I katagori Junior itu tidak untuk Gabriella sendiri. Ia tampil menjadi juara kembar dengan pianis muda lain, yang kebetulan juga dari Surabaya, Ayunia Indri Saputro. Keduanya memang meraih nilai sama dari para juri. Atas prestasi ini, Ayunia dan Gabriella mendapatkan hadiah ekstra, yaitu kesempatan bermain di depan mantan Presiden RI BJ Habibie.

Acara digelar pada 11 Agustus di perpustakaan rumah Habibie di depan undangan khusus. Berikutnya pada tanggal 12 Agustus untuk publik di Goethe Haus. “Penasaran melihat para jenius muda ini? Silakan saksikan mereka di depan Bapak BJ Habibie pada 12 Agustus di Goethe Haus,” undang Ananda.

Dijelaskan Ananda, acara yang diselenggarakan Yayasan Habibie-Ainun itu bertujuan untuk memajukan seni dan budaya Indonesia. Sudah tiga tahun yayasan ini bekerjasama dengan Ananda Sukarlan untuk memilih putra-putri terbaik Indonesia. Ananda juga menggandeng amanah dari yayasan ini untuk menggelar kompetisi yang dilabeli Ananda Sukarlan Award Piano Competition dan Kompetisi Vokal Ananda Sukarlan.

Selain Ayunia dan Gabriella, turut tampil pemenang kompetisi vokal, Widhawan Aryo Pradhita. Mereka akan memperdanakan karya baru Ananda, ‘An Ode to The Nation’. Karya ini diciptakan berdasarkan doa dan pidato BJ Habibie, yang tampil diiringi orkes dan paduan suara anak dari Unity Children Choir. (naskah dan foto: rel/Heti Palestina Yunani)

Pemenang ASA 2016:

SENIOR
1st winner: not awarded

2nd winner: not awarded

3rd winner: Gabriella Prisca Handoko

JUNIOR
1st winners: Gabriella Prisca Handoko & Ayunia Indri Saputro

2nd winner: Edenia Maureen

3rd winner: Vivienne Thamrin

LITTLE ELEMENTARY

ananda (4)
Jesslyn Cheryl Handoko

1st  Winners: Maggie Tse & Thomas Eowyn Gondokusomo

2nd Winners: Joshua Sebastian Nugroho & Faye Chairmane De Kweldju

3rd Winners: Caitlyn Anneke SH Sihotang & Samuel Dazhill

Best Interpretation of Alicia’s Piano Book: Thomas Eowyn Gondokusomo

ELEMENTARY

1st winner: Jesslyn Cheryl Handoko

2nd winners: Olivia Tjandra Sutikno & Kevina Tenggara

3rd winner: Liv Clementine De Kweldju

Best Interpretation of Alicia’s Piano Book: Olivia Tjandrasari Sutikno & Kevina Tenggara