Amazing Race di Lombok, Bikin Ketagihan

PADMakers, pernahkah terbayang bahwa Anda dapat menjelajahi semua daerah wisata di Lombok dengan serunya dalam waktu singkat? PADMagz tidak dapat membayangkan sebelumnya hingga akhirnya mengikuti Padma Tour Organizer saat mengelola sebuah event jalan-jalan. Keseruan terbukti saat klien kami Cunningham Lindsey, sebuah perusahaan surveyor dari Jakarta, melakukan outing ke Lombok.

Apa yang seru? Banyaaaakk!! Selama empat hari peserta outing melakukan berbagai kegiatan. Pada hari pertama mereka diajak melakukan wisata budaya yang dilanjutkan dengan wisata pantai dengan menjelajahi kampung Sasak dan pantai Kuta. Malam harinya langsung menikmati makan malam, ditemani deburan ombak di pantai dengan menu seafood dan kelapa muda yang mak nyussss.

Hari ke dua, mereka ditantang gila-gilaan dengan permainan Amazing Race. Dimulai dengan naik jeep fourwheel drive menuju air terjun yang diselingi dengan tantangan membuat kerajinan khas Lombok. Acara dilanjutkan dengan berbelanja di pasar tradisional menggunakan bahasa Sasak, lalu melewati rintangan dengan permainan tradisional semacam gobak sodor. Nah, malam harinya keseruan berlanjut dengan lomba joget antar group yang sejak pagi dibentuk.

Lelah, tapi sangat menyenangkan. Hari ke tiga, saatnya rombongan menikmati atmosfer keseruan yang berbeda dengan pindah hotel. Pilihan kali ini menginap semalam di Villa Ombak, hotel paling keren di Gili Trawangan. Seharian peserta jalan-jalan dipuaskan dengan snorkling dan bersepeda keliling Gili. Malam harinya mereka makan malam ala Italia dilanjutkan dengan acara saling tukar kado.

Keseruan memuncak saat diadakan pemilihan the best dress code dan pembagian berbagai hadiah yang bejibun. Penutup acara malam ini adalah nobar alias nonton bareng di tepi pantai dengan film pilihan peserta sendiri. Malam yang berkesan, namun peserta harus segera beristirahat karena masih ada keseruan di hari ke empat. Hah, masih ada keseruan lagi? Benar juga, tibalah hari terakhir PADMagz mengikuti keseruan yang seolah tidak berhenti ini.

Dimulai dengan sarapan sate rembiga dan beberuk khas Lombok. Sebagai oleh-oleh, peserta diantar berburu souvenir khas LOmbok. Sepertinya, semua ingin menghabiskan uang saku dengan membeli aneka macam handicraft mulai dari gantungan kunci, kaos, sampai tenun dan mutiara dengan harga jutaan rupiah. Puas? Pasti. Dari guest comment yang dikumpulkan malah ada yang bilang begini; “Service bintang lima, harga kaki lima.” Ahahahaaayyy!!! (naskah dan foto: PADTeam/hpy)