7 Keberhasilan Melakoni Fotografi Jalanan

Jalanan atau ruang publik telah menjadi pusat perhatian juru foto sejak medium ini pertama berkembang. Ibaratnya, jalanan adalah ‘panggung’ bagi banyak kehidupan sehari-hari seperti bisnis, hiburan, serta interaksi. Apa yang bisa Anda ditemukan di jalanan, saat sengaja turun atau tengah traveling? Wow banyak! Saat di jalanan, juru foto atau traveler yang tengah menyalurkan hobi memotret, akan dihadapkan pada situasi yang kompleks dan menantang dalam fotografi jalanan.

Bahkan jika kita tiap hari berada di tempat yang sama sekali pun, kita tetap akan mendapatkan cerita yang berbeda tiap harinya. Ratusan gambar akan dihasilkan dalam pemotretan ini, mengingat banyak momen akan datang tanpa aba-aba. Dari pengalaman yang ditulis fotografer Surabaya senior Mamuk Ismuntoro dari Matanesia Pictures-World Press Photo Seminar itu, pemotretan di jalanan bisa mengikuti beberapa cara ini:

1 Tidak Mencolok

Tampillah wajar. Pakaian berwarna gelap akan ‘menyembunyikan’ Anda dari perhatian orang. Ini sepele tapi penting karena Anda akan lebih leluasa bergerak. Menggunakan kamera ‘kecil’ (pocket) disarankan daripada kamera SLR yang mencuri perhatian subjek. Jika perlu sembunyikan kamera, sampai ada momen siap dipotret. Anda juga bisa bertingkah seolah-olah memotret sebuah lanskap lalu dengan cepat Anda arahkan kamera kepada subjek yang sebenarnya Anda inginkan. Atau cobalah memotret tanpa melihat jendela bidik. Tentu saja Anda perhatikan dahulu jarak dan ketinggian dengan subjek.

2 Sabar

Kesabaran adalah adalah syarat utama dalam menjalani fotografi jalanan. Kesabaran itu setidaknya untuk sekadar menunggu momen. Sebut saja kombinasi pencahayaan yang pas dan memilih sudut yang tepat untuk mendapatkan gambar yang benar-benar bagus. Begitu Anda jalani, percaya lah, produktivitas sebagai juru foto akan mengalir deras.

3 Kenali Lokasi

Sebaiknya awali dengan sebuah riset kecil yang bisa didapatkan dari info teman, media cetak atau laman sebuah web.

4 Perhatikan Waktu

Waktu yang ideal untuk pencahayaan yang baik adalah beberapa menit setelah matahari terbit dan sebelum matahari tenggelam. Meski demikian, cobalah untuk datang di luar waktu ideal tersebut.J1

4 Bicara

Agar subjek terlihat nyaman di depan kamera, tak salah kalau Anda mengajak bicara. Jika perlu meminta izin sebelum memulai memotret. Hargai lah subjek yang benar-benar enggan dipotret.

5 Amati Gesture Orang-orang

Perhatikan bagaimana mereka itu berinteraksi. Jalanan memiliki suasana yang berbeda di pagi dan malam hari, jika punya banyak waktu dapatkan suasana keduanya.

6 Pamerkan Gambar

Untuk menyakinkan dan membuat subjek senang, tunjukkan hasil bidikan Anda pada subjek yang terpotret. Lakukan ini karena Anda sebenarnya telah ‘berhutang’ privacy kepada subjek. Jika perlu, berikan kopian foto atau cetakan kecil foto untuk menjaga hubungan.

7 Catat

Jangan lupa menuliis nama, profesi dan aktivitas subjek untuk melengkapi data foto Anda. (naskah dan foto: Mamuk Ismuntoro-Matanesia Pictures-World Press Photo Seminar/hpy)